Enak-enak Bertani, Warga Malah Temukan Fosil Tulang Belakang Gajah Purba di Situs Patiayam Kudus

Berdasarkan keterangan tim ahli, usia fosil tersebut dari segi geologinya berusia antara 750.000 hingga 1,5 juta tahun lalu.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 29 September 2022 | 19:15 WIB
Enak-enak Bertani, Warga Malah Temukan Fosil Tulang Belakang Gajah Purba di Situs Patiayam Kudus
Temuan terbaru fosil tulang belakang dan tulang rusuk gajah purba saat ini disimpan di Museum Patiayam Kudus, Jawa Tengah. [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

SuaraJawaTengah.id - Penemuan fosil di area Situs Patiayam Desa Terban, Kabupaten Kudus kembali terjadi.

Kali ini, petani penggarap lahan di kawasan tersebut menemukan fosil tulang belakang dan tulang rusuk gajah purba.

"Lokasi penemuan masih berada di satu kawasan dengan temuan gading gajah sepanjang 2,5 meter yang ditemukan enam bulan lalu," kata Koordinator Museum Purbakala Patiayam Kudus Jamin dilansir dari ANTARA, Kamis (29/9/2022).

Penemu fosil, kata dia, merupakan petani penggarap lahan yang juga menemukan fosil gading gajah sebelumnya ketika tengah melakukan aktivitas cocok tanam di sekitar bukit Patiayam.

Baca Juga:Ilmuwan Percaya Ini Adalah Jantung Tertua di Temukan di Fosil Ikan

Ia memperkirakan terdapat satu individu gajah purba, sebab dengan temuan sebelumnya masih dalam satu koordinat.

Temuan fosil tulang belakang dan tulang rusuk tersebut, kata dia, sudah ditindaklanjuti dengan kegiatan penyelamatan temuan fosil gading gajah purba bersama tim Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran dan pengangkatan temuan dilakukan pada Rabu (28/9/2022) untuk dibawa ke Museum Situs Purbakala Patiayam.

Sementara pengangkatan fosil gading gajah purba sepanjang 2,5 meter dimulai pada awal Agustus 2022.

Kemudian, pada 8 Agustus 2022 dievakuasi ke Museum Patiayam Kudus.

Ia mengungkapkan kondisi gading gajah tersebut termasuk masih bagus, karena masih terlihat utuh. Temuan lainnya juga sudah dievakuasi ke museum.

Baca Juga:Jantung Tertua di Dunia Ditemukan di Dalam Fosil Ikan Prasejarah

Berdasarkan keterangan tim ahli, usia fosil tersebut dari segi geologinya berusia antara 750.000 hingga 1,5 juta tahun lalu.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak