PDIP Bakal Ditinggal Pemilih Muda Bila Ganjar Pranowo Tak Jadi Capres, Begini Penjelasan GP Mania

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut bakal ditinggal pemilih muda, jika tak menjadikan Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah
Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:35 WIB
PDIP Bakal Ditinggal Pemilih Muda Bila Ganjar Pranowo Tak Jadi Capres, Begini Penjelasan GP Mania
Ganjar Pranowo mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam groundbreaking pabrik Wavin di Grand Batang City atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin (3/10/2022).

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait efek elektabilitas PDIP terhadap pencalonan presiden.

Hasilnya, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto punya efek positif terhadap suara PDIP jika diusung jadi calon presiden ketimbang Puan Maharani.

Pendiri SMRC, Saiful Mujani menjelaskan awalnya responden dalam survei diberikan pertanyaan 'Jika PDI-P mencalonkan Ganjar untuk menjadi presiden, apakah ibu/bapak akan memilih PDI-P atau calon anggota DPR dari PDI-P bila pemilihan umum dilakukan sekarang?'

Hasilnya, elektabilitas PDIP meningkat menjadi 43 persen jika mengusung Ganjar. Ganjar berhasil menyumbang 15 persen dari elektabilitas PDIP kekinian.

Baca Juga:PDIP Mesti Menimbang Omongan Relawan GP Mania, Terancam Ditinggal Pemilih Muda jika Tak Usung Ganjar Capres

"Kalau dimasukan Ganjar, naik cukup tajam. Intinya, bukan soal persennya, Ganjar memperkuat PDIP secara signifikan, persisnya," kata Saiful dalam paparannya di kanal Youtube SMRC TV, Kamis (29/9/2022).

"Yang tanpa Ganjar tadi, itu hanya 28, kalau dimasukan Ganjar, jadi 43, naik sekitar 15 persen," sambungnya.

Kemudian survei ini juga mengukur jika Anies yang diusung oleh PDIP seberapa berpengaruh. Hasilnya Anies berhasil menambah elektabilitas PDIP menjadi 38 persen.

Sementara itu, juga dalam survei ini diukur nama Prabowo Subianto jika diusung menjadi capres oleh PDIP. Hasilnya elektabilitas PDIP bertambah menjadi 36 persen.

Adapun justru ketika PDIP mengusung Puan Maharani, elektabilitas PDIP akan turun. Jika PDIP mengusung tanpa Puan akan mendapat elektabilitas 28 persen, namun bila Puan diusung justru angka turun menjadi 25 persen.

Baca Juga:PDIP Belum Kasih Kepastian Soal Pemilu 2024, Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Pilih Jalan Sendiri

"Nah, jadi kalau dilihat ini, hasil efek terhadap PDI Perjuangan, yang paling bagus adalah Ganjar, dia punya pengaruh sekitar 15 persen, Anies Baswedan sekitar 9 persen. Prabowo 8 persen, sementara Puan Maharani negatif," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini