Lelaki kelahiran Purbalingga itu sebenarnya sudah mengadu ke panitia pusat agar SDN 04 Jomblang dihapus dari sistem PPD Kota Semarang. Namun, ternyata sampai sekarang masih terdaftar.
"Kami sudah ngadu sejak pembukaan PPD pertama tahun kemarin," imbuhnya.
Setelah mengetahui SDN 04 Jomblang belum dihapus dari sistem. Pihaknya secepat mungkin akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang agar tidak menimbulkan persoalan.
"Kami secepatnya agar sampaikan ke Dinas Pendidikan. Kami sudah punya Surat Keputusan (SK) yang menyatakan SDN 3 dan 4 Jomblang sudah merger," jelasnya.
Sementara terkait PPD tahun ini, SDN 03 Jomblang membuka kouta sebanyak 56. Tetapi yang daftar di sistem, baru 37 calon peserta didik.
"Bisa dibilang kita masih kekurangan siswa. Mungkin karena faktor lingkungan sekolah yang susah dijangkau transportasi umum. Anak-anak tidak memprioritaskan pilihannya ke sini," tandas Nugroho.
Kontributor: Ikhsan