- Kota Semarang, Jawa Tengah, sukses menggelar pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional XXXI pada 12 September 2026.
- Para kafilah dari berbagai daerah memuji keramahan warga, fasilitas strategis, serta tingginya antusiasme masyarakat setempat.
- Gubernur Ahmad Luthfi dan Menko PMK Pratikno menyatakan ajang ini mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan potensi UMKM daerah.
Ia menyebut Jawa Tengah memiliki hampir 4,2 juta UMKM. Kehadiran peserta dari berbagai daerah, menurutnya, dapat menjadi momentum untuk saling mengenalkan potensi dan membangun kolaborasi.
“Tidak ada daerah yang paling maju, tidak ada daerah yang paling tertinggal. Kita tumbuh bersama,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno mengatakan, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi antardaerah. Menurutnya, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
“Jadi, MTQ ini sekaligus juga ajang silaturahmi dari berbagai daerah di Indonesia. Di sini bertanding iya, tetapi yang utama juga adalah saling mengenal dan saling bersatu,” ujarnya.
Baca Juga:Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
Sebagai informasi, Prosesi pembukaan MTQ Nasional XXXI diadakan di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang. Diawali dengan defile kafilah dari 37 provinsi. Dilanjutkan dengan seremonial. Pada akhir acara ada atraksi tari Rato Jaroeh SMAN 4 Semarang, dan tari Kolosal Kisah Tanah Jawi yang melibatkan ratusan penari. Warga juga dihibur dengan lantunan merdu dari penyanyi religi Opick.