Scroll untuk membaca artikel
Agung Sandy Lesmana
Kamis, 21 Maret 2019 | 13:51 WIB
Kelenteng Tay Kak Sie yang hangus terbakar. (Suara.com/Adam Lyasa)

SuaraJawaTengah.id - Insiden kebakaran yang melanda Kelenteng Tay Kak Sie di Komplek Pecinan, Kota Semarang  pada Kamis (21/3/2019) pagi, turut memakan korban jiwa. Korban yang tewas dalam korban api itu tak lain adalah penjaga ruang penyimpanan abu keleteng bernama Om Lay atau Om Lhe alias Sutiyono (82).

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Adi Nugroho menyampaikan, penyebab korban tewas diduga tertimpa kayu yang terbakar. Saat si jago merah melalap tempat ibadah tersebut, Om Lay sempat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.

"Mau lewat pintu keluar samping, terjatuh karena sudah tua, 82 tahun, saksi menyampaikan tertimpa dari kayu-kayu yang telah terbakar," kata Adi saat ditemui wartawan di lokasi kebakaran.

Saksi penjaga Klenteng Tay Kak Sie, Sofian Candra menambahkan, saat api melahap ruang penyimpanan abu, pintu utama ruangan itu tertutup rapat.

Baca Juga: KPK Panggil Sekjen DPR RI Terkait Kasus Suap Dana Perimbangan di Papua

Kelenteng Tay Kak Sie yang hangus terbakar. (Suara.com/Adam Lyasa)

"Apinya sudah besar, korban (Om Lay) terlihat dari dalam tapi terlihat diam dalam posisi terduduk, saya sambil teriak minta bantuan warga untuk memadamkan api," terang Sofian Candra bersaksi.

Saat itu, diduga korban sudah dalam keadaan meninggal karena kehabisan oksigen karena pekatnya asap dan kobaran api. Setelah dievakuasi, jasad Om Lay kini sudah berada di Rumah Sakit Dr Kariyadi Semarang untuk dilakukan autopsi.

Diketahui, kobaran api yang melanda Kelenteng Tay Kak Sie baru bisa dipadamkan setelah 12 unit mobil pemadam api dikerahkan ke lokasi. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB. Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran di kelenteng tersebut.


.

Kontributor : Adam Iyasa

Baca Juga: Temuan Mengerikan Polisi di Kamar Hotel, 1.600 Tamu Jadi Korban

Load More