SuaraJawaTengah.id - Budayawan Ahmad Tohari memimpin doa bersama bagi para petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang gugur dan sakit untuk mengawali acara rapat pleno terbuka KPU rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat malam (3/5/2019).
Pemantauan Suara.com, doa bersama digelar sesaat sebelum rapat dimulai. Doa bersama diikuti oleh diikuti para saksi calon presiden (capres), saksi parpol, dan jajaran forkompinda.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Tohari menyampaikan doa, supaya para petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, akan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. Kemudian doa kesembuhan terucap untuk petugas yang sakit.
Menurut dia, pemilu menjadi langkah penting dan utama dalam menyusun pemerintahan baru.
"Pemilu langkah pertama untuk menyusun pemerintah yang baru. Kalau pemilu lancar, beres, diharapkan pemerintah yang terbentuk makin baik," kata Ahmad Tohari.
Sementara itu, Ketua KPU Banyumas Imam Arif Setiadi mengatakan, jumlah petugas penyelenggara pemilu dari jajaran KPU setempat yang meninggal dunia sebanyak tujuh orang. Kemudian 40 orang lainnya sakit.
Selain dari KPU, untuk petugas yang sakit juga ada yang berasal dari Bawaslu. Terhitung, petugas dari jajaran Bawaslu yang sakit dilaporkan 19 orang.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Berita Terkait
-
Senyum Karyamin: Menelusuri Jejak Kemanusiaan di Balik Ironi Desa
-
Membaca Realitas di Novel Bekisar Merah: Kala Suara Tak Pernah Diberi Ruang
-
Novel Orang-Orang Proyek: Menguak Sisi Gelap Pembangunan Jembatan
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Orang-Orang Proyek: Potret Getir Idealisme yang Terbentur Busuknya Sistem
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis