- Sebuah truk trailer pengangkut alat berat mogok di JPL Nomor 5 Kaligawe Semarang, Senin malam hingga Selasa dini hari (9–10/3/2026).
- Insiden ini menyebabkan gangguan operasional karena posisi truk melintang dan menutup total jalur KA antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang.
- Proses evakuasi truk yang tersangkut membutuhkan waktu hampir tiga jam dan berdampak pada keterlambatan sepuluh perjalanan kereta api.
SuaraJawaTengah.id - Gangguan perjalanan kereta api terjadi di Semarang setelah sebuah truk trailer pengangkut alat berat mogok dan tersangkut di perlintasan rel. Insiden tersebut terjadi pada Senin malam hingga Selasa dini hari (9–10/3/2026) dan menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) Nomor 5 Kaligawe pada jalur antara Stasiun Alastua dan Stasiun Semarang Tawang. Akibat posisi kendaraan yang melintang di atas rel, jalur kereta dari dua arah sempat tidak dapat dilalui.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi. Berikut lima fakta penting dari kejadian tersebut.
1. Kronologi Berawal dari Laporan Petugas Perlintasan
Insiden ini bermula ketika petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di Stasiun Alastua menerima laporan dari Petugas Jalan Lintasan (PJL) di perlintasan Kaligawe.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan laporan tersebut masuk pada pukul 23.46 WIB.
Petugas di lapangan menyampaikan bahwa sebuah truk trailer yang membawa alat berat tersangkut di perlintasan rel. Kendaraan tersebut berhenti tepat di atas jalur sehingga menutup lintasan kereta dari arah hulu maupun hilir.
Situasi ini membuat perjalanan kereta api untuk sementara waktu harus dihentikan demi menjaga keselamatan operasional.
2. Truk Trailer Mengangkut Alat Berat Berukuran Besar
Baca Juga: Anjloknya Argo Bromo Anggrek: Jalur Sudah Dibuka, Puluhan Kereta di Semarang Tetap Batal Berangkat
Truk trailer yang terlibat dalam insiden tersebut diketahui membawa alat berat berukuran besar berwarna kuning. Struktur alat yang panjang dengan komponen mesin besar di bagian tengah membuat dimensi muatan menjadi sangat tinggi dan panjang.
Alat berat yang diangkut tampak menyerupai mesin pengeboran atau rig konstruksi dengan roda besar serta rangka logam yang menonjol.
Diduga, ukuran kendaraan dan muatan yang besar membuat bagian bawah trailer tersangkut pada permukaan perlintasan rel yang sedikit menanjak.
Akibatnya, kendaraan tidak dapat bergerak maju maupun mundur dan posisinya melintang tepat di atas rel. Kondisi tersebut otomatis menutup jalur kereta api dari dua arah sekaligus.
3. Evakuasi Dilakukan Tengah Malam dengan Penerangan Lampu Sorot
Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar serta sejumlah pekerja proyek di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain