SuaraJawaTengah.id - Entah apa yang ada dibenak sang penipu saat melihat tubuh renta, Suroso. Pasalnya, bukan merasa kasihan, tetapi justru menipu menggunakan uang palsu.
Jumlahnya pun tidak sedikit tetapi mencapai Rp 400 ribu. Padahal, Suroso hanyalah pedagang kelontong yang biasa membuka lapaknya di pinggir jalan Ir Juanda, Pucangsawit, Jebres, Solo Jawa Tengah.
Kasus penipuan itu terjadi Selasa (14/5/2019) pagi sekira pukul 05.00 WIB. Seperti biasa, kakek 83 tahun itu membuka lapaknya pukul 05.00 WIB. Lapak yang berbentuk gerobak itu didorongnya dari rumah di Pucangsawit RT 6, RW 10, Jebres sampai ke Jalan Ir. Juanda. Jaraknya lebih kurang 150 meter.
Di gerobak tersebut ada berbagai jenis barang dagangan. Ada rokok, air mineral, korek, mi instan, permen, tisu dan juga beberapa barang lainnya. Beberapa saat setelah membuka lapaknya, tiba-tiba Suroso didatangi oleh seorang pemuda. Suroso memperkirakan usia pemuda tersebut 25 tahun.
"Dia naik mobil warna gelap. Dua orang, satu berada di dalam adalah perempuan. Usianya kira-kira 25 tahun," terang Suroso kepada Suara.com.
Pemuda yang datang dengan mobil berplat AA itu kemudian memesan sejumlah rokok. Totalnya ada 14 bungkus. Di antaranya, Malboro, Sampoerna, Dunhil dan Djarum Super. Setelah dihitung Suroso, total uang yang harus dibayar sebanyak Rp 240 ribu.
Pemuda tersebut kemudian memberikan uang sebesar Rp 300 ribu dengan pecahan Rp 100 ribu kepada Suroso.
"Lalu saya memberikan kembalian Rp 60 ribu. Selain membeli rokok, dia juga menukar uang Rp 100 ribu ke saya dengan Rp 50 ribuan dua," ucap kakek itu.
Meski sempat menaruh curiga, tetapi Suroso oun tidak melakukan apa-apa. Dirinya hanya menerima uang palsu itu begitu saja. Tetapi, setelah pembeli tersebut pergi barulah diketahui bahwa uang Rp 400 yang diterimanya adalah uang palsu.
Baca Juga: Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi, Ditangkap Saat Beraksi
"Sebenarnya saya sudah punya firasat, kalau pembeli membeli dalam jumlah yang banyak dan beberapa jenis pasti ada apa-apa," katanya.
Dan setelah dibandingkan dengan uang asli, terdapat sejumlah perbedaan. Kejadian ini pun kemudian diunggah ke Facebook oleh salah seorang pedagang buah yang ada berjualan di dekat Suroso. Akhirnya, kasus ini pun ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Jebres.
"Kalau uang palsu seperti ini saya sudah tiga kali ini. Dulu pernah Rp 200 ribi, lalu Rp 50an ribu dua. Selain uang, istri saya Parjinem juga pernah diambil perhiasannya. Seperti kalung, gelang dan cincin," imbuhnya.
Kapolsek Jebres, Kompol Juliana mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sudah menerima laporan adanya uang palsu. Pihaknya juga sudah melakukan pengecekan terhadap uang yang diterima oleh Suroso.
"Dilihat secara kasat mata sudah terlihat. Warnanya agak luntur, kemudian lambang BI nya juga berbeda," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Nyamar Pegawai Bank, Sindikat Uang Palsu Mulai Beraksi saat Ramadan
-
Video Viral Petugas SPBU Siram Uang Palsu Konsumen Pakai Bensin
-
Pura-pura Menjadi Pegawai Bank,Cara Komplotan Ini Edarkan Upal di Cilegon
-
Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi, Ditangkap Saat Beraksi
-
Heboh, Polisi Temukan Ratusan Miliar Uang Palsu Tersimpan di Bank
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Sinergi Fiskal dan Perbankan Diperkuat, BRI Siap Dorong Pembiayaan Sektor Produktif
-
Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah