SuaraJawaTengah.id - Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah dibanjiri ratusan warga pada Selasa (11/6/2019).
Mereka datang untuk memproses pembuatan administrasi kependudukan (adminduk), seperti KTP elektronik, Akta Kelahiran, Kartu keluarga (KK) dan lain sebagainya.
Kepala Dindukcapil Purbalingga Imam Sudjono mengatakan kebutuhan warga umumnya berupa pembuatan KTP Elektronik.
"Setidaknya ada 408 pemohon KTP Elektronik per hari, saat musim lebaran 2019 kali ini," katanya Selasa (11/6/2019).
Imam menyampaikan, Ada beberapa faktor lonjakan pemohon KTP Elektronik. Satu di antaranya, lantaran banyak perantau yang belum sempat melakukan perekaman. Karena itu, di tengah libur ini, mereka memanfaatkannya untuk melakukan perekaman.
Imam menambahkan banyak pemohon adminduk pada libur Lebaran, khususnya saat hari-hari pertama masuk kerja. Diakuinya hal tersebut terjadi karena masyarakat kurang memahami, jika Dindukcapil tidak tutup saat libur kemarin.
"Padahal, saat libur dan cuti bersama Lebaran kemarin, Dindukcapil Purbalingga hanya tutup pada tanggal 5-6 Juni saja dan selain tanggal itu Dindukcapil Purbalingga tetap buka melayani masyarakat seperti biasa. Kami juga sudah beritahukan melalui medsos dan media lain. Ada yang datang tapi tidak seramai kemarin dan hari ini. Mungkin karena dikiranya kami tutup saat cuti bersama kemarin," jelasnya.
Lebih lanjut, disampaikan Imam, stok blangko KTP Elektronik sampai dengan saat ini masih berjumlah kurang lebih 900-an. Imam mempunyai kebijakan setiap pemohon yang datang langsung ke kantor Dindukcapil, KTP Elektroniknya akan langsung dicetak.
"Kita prioritaskan yang langsung kesini. Karena kalau kita utamakan permohonan yang dari kecamatan kan jumlahnya 4.000-an ya nanti habis dan yang langsung ke sini tidak dapat," ujarnya.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2019, Pemilih yang Memiliki E-KTP Sudah 98 Persen
Kontributor : Teguh Lumbiria
Berita Terkait
-
Mendekati Pemilu 2019, Pemkot Depok Kebut Perekaman E-KTP
-
DPR Minta Penyelenggara Pemilu Cermati KTP Elektronik
-
DPR Minta KTP Elektronik Jadi Acuan Penetapan DPT
-
138 Relawan Pencetak KTP Elektronik Siap Blusukan ke Pelosok Tanah Air
-
Kebut Perekaman e-KTP, Kemendagri Minta Tak Persulit Permintaan Cetak e-KTP
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca