SuaraJawaTengah.id - FS, petugas keamanan dibekuk warga setelah aksinya terekam kamera pengawas atau CCTV ketika mencuri uang milik pedagang di Pasar Karanglewas, Kelurahan Karanglewas Lor, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (8/7/2019).
Setelah aksinya terpergok, pelaku langsung ditangkap dan digelandang massa ke Polsek Purwokerto Barat.
Seorang pedagang pasar, Mahmudah (52) mengaku sudah berulang kali kehilangan uang sejak beberapa bulan yang lalu. Namun selama itu, ia tidak pernah mengetahui siapa yang mencuri.
Karena penasaran sekaligus geram, ia kemudian memasang CCTV di dalam kios, sejak sepekan terakhir. Dari cara itu, akhirnya dia tahu bahwa yang mencuri itu FS.
"CCTV dipasang di dalam kios oleh anak saya (Hanifaturrohman). Ternyata dari situ kelihatan," kata Mahmudah saat ditemui di pasar.
Hanifaturrohman (28) mengatakan, ia sudah memasang CCTV dalam sepekan terakhir. Dalam sepekan itu, FS terekam 3 kali mencuri.
“Satu Minggu terakhir kami pasang CCTV. Dalam satu minggu orang tersebut jadwalnya (tugas) 4 hari. Empat hari itu kami kehilangan. Ketika kami cek CCTV, yang tertangkap kamera CCTV itu tiga kali,” kata dia.
Untuk nominal uang yang hilang dalam seminggu terakhir, lanjut dia sekitar Rp 300.000. Sedangkan ketika dihitung sejak beberapa bulan lalu, uang yang hilang jutaan rupiah.
"Itu setiap ada uang receh atau kembalian yang disimpan di kios, esok harinya sudah tidak ada. Kemungkinan aksinya malam hari,” kata dia.
Baca Juga: Curi ATM Nasabah, Pegawai Bank Habiskan Uang untuk Judi Balapan Liar
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Karanglewas, Sucipto mengatakan, pedagang yang merasa kehilangan uang tidak hanya satu pedagang. Puluhan kios lain juga merasa kehilangan.
Ia menduga, FS memiliki keahlian dalam membobol kunci gembok. “Aksinya rapi. Walaupun kios terkunci, gemboknya tidak rusak. Kejadiannya saat ia mendapatkan sift malam,” kata Sucipto.
Saat ditemui di kantornya, Kapolsek Purwokerto Barat, AKP Haryanto mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Informasi sementara, FS melakukan aksinya saat kerja sift malam.
"Diduga tindakan itu mulai dilakukan sejak bulan April lalu waktu piket malam. Sementara masih dalam proses pemeriksaan untuk perkembangannya nanti menyusul,” kata Haryanto.
Kepala Pasar Karanglewas Erlin Darmawan mengatakan, FS merupakan pekerja kontrak. “Oh langsung, ada sanksi. Kita tegas, pecat. Dia merupakan tenaga kontrak langsung diputus kontrak,” kata Erlin Darmawan di lokasi.
Berita Terkait
-
Bobol Toko Pakaian, Dua Tersangka Belajar Buka Gembok dari YouTube
-
Garong Rumah Bupati, Hamidi Residivis Kambuhan Roboh Dibedil Petugas
-
Incar Jamaah Sedang Tiduran di Masjid, Bharata Akhirnya Tertangkap
-
Salon Milik Waria Dibobol Maling, Pretty Lemas Uang Rp 36 Juta Lenyap
-
Bukannya Salat Masuk Masjid, Irwansyah Malah Bobol Kotak Amal Pakai Linggis
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Peta Jalur Rawan Longsor di Magelang: Waspada Saat Mudik Lebaran 2026!
-
Pertamina Siaga Penuh! Layanan Ekstra dan Antisipasi Dua Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Jateng
-
Momen Penuh Makna, Danantara Rayakan Ultah Pertama dengan Hadiah Fantastis untuk Pelajar
-
Jangan Sampai Motor Mogok di Jalan! Ini 4 Titik Krusial yang Wajib Dicek Sebelum Mudik Lebaran
-
5 Fakta Aksi Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan yang Kabur dan Ditangkap Warga