SuaraJawaTengah.id - Kepolisian Resor Magelang Kota, Jawa Tengah, terus berupaya mengungkap kasus pelemparan bom molotov di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang dan Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota yang terjadi pada Rabu (3/7/2019).
Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Madhi di Magelang mengatakan, pengembangan kasus pelemparan botol berisi bahan bakar minyak sampai saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
"Saksi yang kita periksa adalah saksi yang betul-betul mengetahui melihat, mendengar, yang sampai saat ini kita memeriksa baru tujuh orang saksi," katanya seperti dilansir Antara.
Ia menuturkan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian telah dilakukan uji di laboratorium forensik Semarang.
"Saat ini penyidik terus melakukan pengungkapan, pengejaran pelaku yang diduga melakukan pelemparan," katanya.
Menyinggung identitas pelaku, Kapolres Magelang Kota mengatakan nanti setelah dilakukan pengungkapan akan disampaikan.
"Termasuk kita tidak menduga-duga modus operandi, setelah tertangkap kita baru bisa simpulkan," ujarnya.
Ia mengatakan semua masih dalam pengembangan, masih dalam analisa.
"Titik terang kalau sudah tertangkap, termasuk motifnya. Kalau kita bicara motif nanti kita mendahului, karena pelakunya belum terungkap," katanya.
Baca Juga: Fakta Baru Teror Bom Molotov di Rumah Ketua DPRD Magelang
Berita Terkait
-
Fakta Baru Teror Bom Molotov di Rumah Ketua DPRD Magelang
-
Rumah Ketua DPRD Magelang Dilempar Bom Molotov, 4 Saksi Diperiksa
-
Koalisi Indonesia Adil Makmur Resmi Bubar, Sandiaga Uno Nyemplung ke Sawah
-
Byuuurr! Sandiaga Uno Nyemplung ke Sawah Saat Bersepeda
-
Mobil Patroli Polisi Dilempari Batu dan Bom Molotov di Bogor
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis