SuaraJawaTengah.id - Seorang mantan buruh cuci di salah satu rumah sakit di Solo, Jawa Tengah Antonius Yugo Prabowo terpilih menjadi anggota DPRD Solo periode 2019-2024. Pria 42 tahun ini merupakan politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Yugo mendapatkan 3.723 suara di Dapilnya di Jebres.
Yugo pun mengikuti pelantikan anggota DPRD yang digelar hari ini, Rabu (14/8/2019). Uniknya, Yugo tidak datang menggunakan mobil mewah atau kendaraan bermotor. Pria kelahiran 19 Desember 1977 itu justru mengendarai sepeda ontel.
Mengenakan kaos hitam dan jas, Yugo diiringi sejumlah pendukungnya. Iring-iringan berangkat dari rumahnya rumahnya di Debegan RT 2 RW 3 Mojosongo, Jebres, Yugo sekira pukul 07.45 WIB. Dengan menempuh perjalanan lebih kurang 15 kilometer, Yugo tiba di gedung DPRD sekitar pukul 08.30 WIB.
Selama perjalanan, Yugo juga membawa sejumlah tangkai mawar. Dia membagikan mawar tersebut kepada warga yang ditemuinya di jalan. Seperti sekuriti, tukang becak dan juga warga lainnya.
Yugo mengatakan, bahwa ada pesan yang dibawanya saat menggunakan sepeda di hari pelantikan.
"Pelantikan tidak harus berkesan mewah, bahwa kesederhanaan dan kegembiraan. Dan pesan ini yang ingin saya sampaikan kepada masyarakat," katanya kepada Suara.com.
Dengan bersepeda, Yugo melanjutkan, memberikan gambaran bahwa dirinya siap berkeringat dan bekerja sepenuh hati untuk rakyat. Dan nantinya, sepeda tersebut akan menjadi media dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat.
"Saya siap bekerja untuk rakyat, dengan menggunakan sepeda ini menjadi inspirasi bahwa nanti saya akan bekerja menggunakan transportasi ini. Untuk mendukung Solo yang lebih hijau Solo yang lebih sehat," katanya.
Sedangkan untuk bunga mawar yang dibagikan, Yugo mengatakan, hal itu sebagai lambang cinta kepada rakyat. Mawar juga menjadi lambang dari partainya.
Baca Juga: PSI: Formula E Hanya Siasat Anies Tutupi Masalah Polusi Udara
"Ini wujud dari kegembiraan kami, dan kami berikan kepada mereka seperti sekuriti, tukang becak. Bahwa kami juga berasal dari mereka," ucapnya.
Yugo menceritakan, sebelum terjun ke dunia politik dirinya sempat bekerja sebagai tukang cuci di sebuah rumah sakit. Kemudian, dirinya mencoba terjun menjadi wakil rakyat dan akhirnya lolos.
"Saya 2002 menjadi satpam di RS Panti Waluyo, kemudian pindah menjadi tukang cuci di rumah sakit itu. Pada tahun 2010 menjadi staf," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Sah! Ini Nama 106 Anggota DPRD Jakarta Periode 2019-2024
-
Kursi Gerindra di DPRD Provinsi Banten Naik 60 Persen, PDIP Turun 13 Persen
-
Tak Terima Dipecat Jelang Pelantikan, Politisi PKB Ini Bakal Ajukan Gugatan
-
PSI: Indeks Kebebasan Berkeyakinan Turun karena Anies dan FPI
-
PSI Akan Jadi Oposisi di DPRD DKI, Tsamara: Kepentingan Publik Tetap Utama
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan