- BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem hujan lebat disertai petir khusus untuk Kota Semarang pada Sabtu ini.
- Peringatan ini penting mengingat Semarang merupakan pusat ekonomi penting di Jawa Tengah menjelang Lebaran.
- Beberapa kota lain seperti Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju, dan Palu juga menerima peringatan serupa.
SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan khusus bagi warga Kota Semarang dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan pada Sabtu ini. Di saat kota-kota besar lain di Indonesia diprakirakan hanya akan diguyur hujan ringan, Semarang justru mendapat sorotan utama karena potensi cuaca ekstrem yang lebih signifikan.
Peringatan ini menjadi krusial mengingat Semarang merupakan salah satu titik sentral aktivitas ekonomi dan lalu lintas di Jawa Tengah, terutama menjelang periode mudik Lebaran.
Prakirawan BMKG, Selly Brilian, dalam siaran daringnya pada Jumat (6/3/2026), memaparkan bahwa ada perbedaan mencolok antara prakiraan cuaca di Semarang dibandingkan dengan kota-kota tetangganya di Pulau Jawa.
“Untuk Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun Semarang berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir,” kata Selly.
Pernyataan ini secara eksplisit menempatkan Semarang dalam kategori waspada tertinggi di antara ibu kota provinsi lain di Jawa. Sementara wilayah seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya relatif lebih aman dengan prediksi hujan intensitas ringan, warga Semarang diimbau untuk bersiap menghadapi hujan deras yang dapat disertai kilat dan guntur.
Secara nasional, BMKG melaporkan bahwa kota-kota di Pulau Sumatera seperti Padang, Pekanbaru, dan Palembang juga berpotensi mengalami hujan ringan. Kondisi serupa diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan dan Indonesia bagian timur.
Namun, peringatan untuk waspada terhadap hujan disertai petir tidak hanya berlaku bagi Semarang. Wilayah lain seperti Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju, dan Palu juga mendapatkan peringatan serupa, menandakan adanya sebaran potensi cuaca ekstrem di beberapa titik di Indonesia.
Kewaspadaan Ekstra di Periode Mudik Lebaran
Peringatan untuk Semarang ini sejalan dengan imbauan umum yang disampaikan oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani. Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca selama periode mudik Lebaran, khususnya pada paruh pertama Maret 2026, masih sangat dinamis dan perlu diwaspadai secara serius.
Baca Juga: Seret Nama Gubernur di Pusaran OTT, Ahmad Luthfi Ungkap Fakta Pertemuan dengan Fadia A Rafiq
Meskipun secara umum cuaca didominasi hujan ringan, potensi hujan lebat tetap menjadi ancaman di sejumlah wilayah kunci, termasuk Jawa.
“BMKG terus melakukan analisis dan pemantauan kondisi atmosfer secara berkelanjutan, serta senantiasa menyampaikan informasi peringatan dini cuaca secara tepat waktu guna mendukung keselamatan masyarakat dan aktivitas selama periode Angkutan Lebaran,” kata Faisal.
Dengan adanya peringatan spesifik ini, masyarakat di Semarang dan mereka yang berencana melakukan perjalanan menuju atau melintasi kota tersebut diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala dan mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak