SuaraJawaTengah.id - Aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap empat korban di Rumah Misem, warga Dusun Karanggandul Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, ternyata sempat diwarnai perdebatan panjang antara kedua pelaku, Irvan dan Putra.
Kedua pelaku tersebut memperdebatkan nasib Misem yang notabene merupakan nenek mereka, kala diungsikan ke rumah pelaku.
Kanit Reskrim III Polres Banyumas Ipda Rizky Ardiansyah Wicaksono mengatakan perdebatan itu terjadi saat Misem mendengar ada teriakan serta tangis korban, dan hendak masuk ke TKP.
“Nah pada saat itu terjadilah perdebatan antara tersangka Irvan dan Putra, yang mana tersangka Irvan menginginkan untuk menghabisi nyawa neneknya (Misem) itu,” kata Rizky lagi.
Alasan tersangka Irvan ingin membunuh Misem karena sudah kadung mengetahui kejadian itu, sekalipun tidak melihat langsung.
Namun, lanjut dia tersangka Putra menolak untuk dilakukan. Karena pertimbangan tersangka Putra, jika Misem ikut dibunuh maka akan dicari oleh Edi, anak keempat Misem maupun warga sekitar.
Sampai akhirnya, tersangka Putra memanggil ibunya, tersangka Minah.
“Dan tersangka Minah juga menolak karena merasa itu adalah ibu kandungnya,” kata dia.
Meski begitu, tersangka Irvan mengancam akan membunuh Misem jika sampai menceritakan kejadian yang sempat didengarnya itu.
Baca Juga: Mulut Misem Disumpal Pelaku, Saat Dengar Teriakan dan Tangisan Korban
“Ancamannya (pada Misem) ya akan dibunuh juga oleh tersangka,” kata dia.
Sebelumnya, Polres Banyumas Jawa Tengah menemukan fakta baru dalam prarekonstruksi kasus pembunuhan yang melibatkan tersangka dan korban anak cucu Misem, warga Dusun Karanggandul, Desa Pasinggahan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Fakta baru tersebut, yakni aksi pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Irvan dan Putra, sempat diketahui olek nenek kandungnya, Misem (76).
Misteri identitas empat kerangka yang ditemukan di belakang rumah Misem, masuk Dusun Karanggandul RT 7 RW 3 Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berikut teka-teki siapa pelakunya, akhirnya terungkap. Korban dan pelaku merupakan anak-cucu dari Misem.
Korban yang ditemukan sudah menjadi kerangka itu adalah anak Misem yang tinggal serumah, masing-masing Supratno (Ratno), Sugijono (Yono), dan Heri Sutiawan (Heri).
Satu korban lainnya, yakni Vivin Dwi Loveana, merupakan anak kandung dari Supratno, atau cucu Misem.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa