SuaraJawaTengah.id - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty menanggapi ramainya tagar bubarkanKPAI yang sempat menjadi trending topic Twitter.
Sitti menanggapi dengan logika yang menurutnya sederhana.
“Saya tidak mengerti logikanya ke mana?” kata Sitti saat ditanya sejumlah awak media di Banyumas, Senin (9/9/2019).
Dia meminta supaya warganet bisa mendudukkan masalah pada tempatnya. Sitti berpendapat, warganet yang menggaungkan tagar bubarkanKPAI itu karena mendapatkan informasi tidak secara penuh dan utuh, atau tidak mendapatkan pengetahuan sama dengan pihaknya.
“Logikanya sangat sederhana. Yang kita minta turunkan adalah brand image, brand colour, gitu. Ketika itu diturunkan berarti itu mematuhi aturan yang ada. Kalau aturannya dipatuhi berarti tidak ada yang salah,” kata dia.
Sitti memandang, brand tersebut cukup berpengaruh terhadap sejumlah hal.
“Berdasarkan penurunan brand dan logo itu berdampaknya pada denormalisasi produk. Jadi diposisikan seolah produk rokok bukan produk berbahaya," ujarnya.
"Memang tidak akan (berdampak) langsung kejadian hari ini, dan bukan terjadi pada atlet. Kalau pada atlet mereka pasti diharapkan tidak merokok dengan sangat ketat. Tetapi pada mereka yang mengidolakan altet dan melihat bahwa ini bersahabat dengan produk rokok,” kata dia.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Baca Juga: Audisi Umum PB Djarum Stop, Tontowi: Mengubur Mimpi Calon Pebulutangkis
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap
-
SIG dan Semen Gresik Giatkan Penanaman Pohon di Kawasan Joglo Tani Pabrik Rembang
-
Pakar Hukum Unsoed Buka Suara Soal Penipuan Eks Pegawai Bank di Purwokerto
-
UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan
-
Musim Libur Sekolah, Pertamina Pastikan Stok BBM di SPBU Jateng dan DIY Aman