SuaraJawaTengah.id - PDI Perjuangan Solo, Jawa Tengah, optimis bakal memenangi Pilkada 2020. Selain yakin bakal menang dengan pasangan yang bakal diusung, partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu juga menganggap remeh pihak lawan.
Ketua PAC PDIP Banjarsari, Joko Santoso, mengatakan pihaknya sangat percaya diri menghadapi agenda Pilkada Solo 2020. Siapa pun pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berani melawan paslon PDIP dinilai pasti kalah dan hanya membuang buang uang.
"Kami PDIP Banjarsari tidak takut melawan siapa pun lawan. Apakah itu pasangan calon dari jalur independen maupun paslon yang diusung gabungan partai politik. Buang-buang duit saja kalau mau melawan PDIP," kata Joko seperti diberitakan Solopos.com - jaringan Suara.com, Minggu (13/10/2019).
Joko mengingatkan pihak mana pun untuk berpikir ulang bila akan melawan paslon PDIP dalam Pilkada Solo 2020. Sebab selain peluang untuk menang tipis, melawan PDIP dalam pilkada hanya akan menambah utang.
Dia mencontohkan pertarungan politik Pilkada Solo 2015. Saat itu Banjarsari menjadi sumber suara terbanyak bagi pasangan FX. Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo dengan 54.727 suara.
"Kantung suara terbesar kami saat itu di Nusukan dan Banjarsari karena memang dua kelurahan itu penduduknya paling padat. Tapi persentase perolehan suara paling tinggi di Nusukan yang mencapai kisaran 72 persen," kata dia.
"Sedangkan di Kadipiro hanya 55 persen. Saat itu di Kadipiro persentase kurang tinggi karena gempuran isu SARA. Isu SARA juga kuat di Banyuanyar. Tapi tahun depan tak ada isu SARA," Joko menambahkan.
Terkait siapa paslon wali kota dan wakil wali kota yang akan diusung PDIP, menurut Joko tinggal menunggu rekomendasi dari DPP PDIP. Namun, DPC PDIP Solo sudah menjagokan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.
Sedangkan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, disarankan tak mencalonkan diri pada 2020 meski sudah terdaftar sebagai anggota PDIP Solo.
Baca Juga: Pendukung Gibran Vs Purnomo 'Perang Fesyen' Sebelum Kampanye Pilkada Solo
Sementara itu, Ketua PAC PDIP Jebres, Honda Hendarto, mengklaim sudah memanasi mesin partai hingga tingkat anak ranting dengan rutin melakukan konsolidasi tiap bulan. Langkah itu untuk menyolidkan jajaran pengurus dari kemungkinan penggembosan.
"Kami sadar Jebres dengan populasi penduduk terbesar menjadi lumbung suara terbanyak bersana Banjarsari. Tentu kami berupaya untuk membentengi diri dari kemungkinan penggembosan. Malah sampai saat ini belum kami tangkap adanya upaya-upaya itu. Seluruh jajaran kompak dengan semangat patriotisme mensosialisasikan pasangan Purnomo-Teguh," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Pertamina Siaga Penuh! Layanan Ekstra dan Antisipasi Dua Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Jateng
-
Momen Penuh Makna, Danantara Rayakan Ultah Pertama dengan Hadiah Fantastis untuk Pelajar
-
Jangan Sampai Motor Mogok di Jalan! Ini 4 Titik Krusial yang Wajib Dicek Sebelum Mudik Lebaran
-
5 Fakta Aksi Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan yang Kabur dan Ditangkap Warga
-
Daftar Diskon Tol Mudik Lebaran 2026: Rute dan Tarif Terbaru Menuju Jawa Tengah dan Jogja