SuaraJawaTengah.id - Basuki Yananto, lelaki 28 tahun warga Kampung Gayamsari, RT1/RW10 Kelurahan Banyuanyar, Banjarsari, Solo, ditangkap tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali, karena mencopet Syahrini.
Pria tersebut ditangkap aparat kepolisian pada hari Jumat (15/11/2019) dini hari, di kawasan Jebres, Solo.
Laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta itu ditangkap karena menjambret ponsel merek Oppo warna merah milik Sekar Crisnina Syahrini (17) warga Desa Genengsari, RT2/RW1 Kemusu, Boyolali, belum lama ini.
Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu Mulyanto mengatakan, saat itu korban duduk di pinggir jalan depan SD Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, sambil memegang ponsel.
Basuki Yananto alias Coki yang melihat korban sendirian langsung datang menghampiri dengan mengendarai sepeda motor. Ponsel yang dibawa korban langsung direbut begitu saja.
“Dengan cepat Coki langsung melarikan diri. Korban tak bisa mengejar pelaku,” kata dia saat ditemui Solopos.com—jaringan Suara.com.
Tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan.
“Selanjutnya kami cari dan akhirnya menangkap Basuki Yananto tadi pagi [dini hari] di daerah Kecamatan Jebres, Solo. Pelaku selalu berpindah-pindah, itu sedikit menyulitkan polisi. Akhirnya polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Pelaku dibekuk di Jebres, Solo,” kata dia.
Tersangka langsung dibawa ke Mapolres Boyolali guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 362 KUHP.
Baca Juga: Diduga Copet, Pria di Dalam Angkot Ini Malah Teriak Minta Tolong
Sementara itu, barang bukti ponsel dan sepeda motor Yamaha Fino yang dipakai pelaku juga diamankan di Mapolres Boyolali untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Mulyanto menambahkan kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih hati-hati menjaga barang-barang berharga saat berada di tempat umum.
“Kejahatan bisa dilakukan saat ada kesempatan. Saya minta warga selalu waspada di mana pun berada,” kata dia.
Berita Terkait
-
Tengkleng Klewer Bu Edi, Kuliner Legendaris nan Lezat dari Kota Solo
-
Bakmi Djowo Koeno Mbah Mangoen Solo, Gunakan Bumbu Rempah Tanpa MSG
-
Alamak, Puluhan Pelajar Sragen Tepergok Simpan Konten Porno di Ponsel
-
Beda dari Gibran, Rudi: Jokowi Diterima PDIP Karena Saya
-
PKS Buka Peluang Dukung Gibran di Solo Jika Memiliki Visi Sama
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR