SuaraJawaTengah.id - Polisi meringkus seorang wanita bernama Yayuk karena ulahnya dianggap meresahkan warga di Lingkungan Kaloran, Giritirto, Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (22/11/2019) kemarin.
Penangkapan itu dilakukan karena wanita tersebut mengancung-ancungkan sebilah pisau sembari dalam kondisi nyaris telanjang.
Seperti dikutip dari Solopos.com--jaringan Suara.com, Kamis (21/11/2019), wanita itu hanya mengenakan handuk yang dililitkan di dada sampai ke paha ketika ditangkap petugas. Aksi Yayuk dianggap meresahkan karena menghunus-hunuskan pisau seraya menebasi tanaman hias di pekarangan rumah warga.
Terkait tindakan itu, warga pun melaporkan wanita itu ke aparat kepolisian. Tiga anggota Polsek datang ke lokasi. Salah satu polisi berusaha mengajak dialog perempuan nyaris telanjang itu.
“Bu, jenengan namine sinten? [Bu, Anda siapa namanya?],” tanya polisi itu. “Yayuk,” sahut perempuan itu singkat.
“Hla jenengan saking pundi? [Hla Anda dari mana?],” balas polisi. “Aku koh Jawa Timur. Ngapa? [Aku dari Jawa Timur. Kenapa?],” balasnya.
“Kok jenengan ngangge peso kagem napa? [Kok kamu membawa pisau untuk apa?],” tutur polisi.
“Ora urusan. [Bukan urusanmu!],” sahut perempuan itu seraya melepaskan handuknya dan memperlihatkannya kepada polisi.
Baca Juga: Gadis SMA Mesum di Parkiran Mal, Sang Pacar Tepergok Setengah Telanjang
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT