SuaraJawaTengah.id - Pengadilan Agama (PA) Kota Semarang mencatat adanya peningkatan tren perceraian karena sang suami pindah agama pada tahun 2019. Bahkan dalam data yang dicatat PA Kota Semarang, jumlahnya meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2018.
"Ada kenaikan untuk perkara gugatan cerai karena faktor pindah agama. Malah kasusnya naik 100 persen dibanding tahun lalu," ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kelas IA Kota Semarang Tazkiyaturrobihah seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com Senin (30/12/2019).
Tazkiyaturrobiah mengemukakan kasus gugatan cerai akibat pindah agama sepanjang 2019, paling banyak terjadi di bulan September.
"Total ada delapan kasus perceraian yang disebabkan pindah agama pada September kemarin. Jumlahnya lebih banyak dibanding bulan lain," katanya.
Persoalan pindah agama sering dimanfaatkan sebagian besar suami untuk menggugat cerai istrinya. Hal itu terbukti dari fakta persidangan. Selain kasus pindah agama, kasus perceraian lainnya yang terjadi sepanjang 2019 adalah faktor penyalahgunaan narkoba. Total ada sekitar 15 kasus perceraian yang disebabkan penyalahgunaan narkoba pada 2019.
PA Kota Semarang sendiri mencatat telah menangani 2.574 perceraian yang terjadi sejak Januari-Desember 2019. Sedangkan yang masih dalam tahap pengajuan mencapai 829 kasus.
Persoalan yang dipicu faktor ekonomi menjadi yang tertinggi, yakni mencapai 2.244 kasus, kemudian pisah ranjang 435 kasus dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mencapai 27 kasus.
Berita Terkait
-
1.219 Wanita Gugat Cerai Suami, Kebanyakan Tepergok Selingkuh Lewat Chat
-
Viral Curhat Diduga Eks Istri UAS: Aku Ingin Menikah Sekali Seumur Hidup
-
Ramai Perceraian UAS, Tengku Zul: Cerai Tak Bisa Disebut Aib
-
UAS Ceraikan Istri, Alasannya Sudah Tak Cocok
-
Mengaku Sama-Sama Penyuka Sesama Jenis, Pasutri Ini Akhirnya Bercerai
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah