SuaraJawaTengah.id - Kabar Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat keluarganya yang berada di Kabupaten Banjarnegara syok.
Saat Suara.com mengunjungi rumah yang dihuni orang tua Wahyu Setiawan di Desa Gemuruh Kecamatan Bawang Banjarnegara terlihat tampak lengang dengan pintu tertutup.
Seorang pria tua mengenakan peci membuka pintu dengan sambutan ramah. Ia mempersilakan awak media masuk dan duduk di ruang tamu. Sayangnya, Ayah dari Wahyu Setiawan enggan berkomentar banyak. Namun dari raut mukanya, tampak sekali masih kesan 'terpukul' dan syok.
"Iya sudah dapat kabar," katanya
Kepala Desa Gumingsir Kecamatan Wanadadi Himawan, yang juga saudara Wahyu Setiawan, masih tak percaya saudaranya terjerat kasus korupsi. Menurut Himawan, hal tersebut sangat bertolak belakang dengan kepribadian Wahyu yang dikenalnya baik.
Karir Wahyu pun cukup cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua KPUD Banjarnegara, kemudian menjadi Komisioner KPU Jateng hingga Komisioner KPU RI sekarang ini. Wahyu bahkan kerap memotivasi dan menasehatinya agar menjadi pribadi lebih baik.
Himawan mengemukakan, Wahyu pernah menasehatinya agar mengedepakan kejujuran ketika terpilih menjadi pemimpin. Kata-kata itu memotivasinya untuk menjadi pribadi lebih baik.
"Orangnya sangat baik. Makanya saya enggak percaya," katanya.
Untuk diketahui, Komisioner KPU Wahyu Setiawan terjaring dalam OTT KPK yang dilakukan saat akan terbang ke Belitung pada Rabu (8/1/2020) siang. Meski begitu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus yang menjerat Wahyu Setiawan.
Baca Juga: Komisionernya Ditangkap, Ketua KPU Datangi KPK
Kontributor : Khoirul
Berita Terkait
-
Wahyu Setiawan Kena OTT KPK, Ketua KPU: Pantas Saya Telepon Tak Bisa
-
Ketua KPU Sempat Kaget Tidak Melihat Wahyu Setiawan Saat Kunker ke Belitung
-
Wahyu Setiawan Terjaring OTT KPK, Ketua KPU: Kalau Benar, Saya Prihatin
-
OTT, Wahyu Setiawan Anggota KPU Diperiksa Bersama 4 Orang Lain di KPK
-
Komisioner KPU Terjaring OTT KPK, Mardani Mengaku Kecewa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia