SuaraJawaTengah.id - Peserta tes CPNS dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tertangkap basah membawa jimat saat akan memasuki ruang tes di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Jimat tersebut berupa kertas.
"Tadi ada satu peserta yang ketahuan bawa jimat seperti kertas yang digunakam untuk membungkus barang. Saat ini barang sudah disita," ujar panitia tes CPNS Aditya Putra saat ditemui Suara.com, Jumat (7/2/2020).
Saat jimat tersebut disita, peserta tes CPNS itu sempat melarang pegangan yang dibawa dengan harapan lulus tes dibuka.
Berdasarkan pengawasannya selama ini, banyak peserta yang membawa jimat ditaruh di beberapa bagian seperti sabuk dan dalam kutang.
"Kalau yang wanita selama ini kalau menggunakan jimat ditaruh di kutang, sementara untuk yang laki-laki di taruh di sabuk," katanya.
Untuk mengatisipasi hal serupa, pihaknya telah mengerahkan 10 petugas yang akan mengawasi selama tes ujian CPNS itu terlaksana. Panitia sudah disiapkan dengan alat yang memadai, terdapat alat detektor saat body checking.
"Selain bertugas senagai pengaman barang-barang yang mencurigakan, 10 pengawas tersebut juga bertugas untuk mengawasi peserta palsu atau peserta titipan," katanya.
Lebih lanjut, Aditya bersyukur selama kegiatan tes CPNS di Udinus belum ada permasalahan yang bearti. Selama ini hanya hujan satu kali, selain itu tidak ada kendala-kendala yang bearti.
"Kemarin hampir saja saat tes mau mati lampu, namun kita bersyukur karena mati lampunya setelah adzan maghrib. Sebenarnya kalau mati lampu juga sudah ada genset," jelasnya.
Baca Juga: 6.188 Peserta Seleksi CPNS DIY Diminta Tak Percaya Iming-iming Janji Palsu
Terkait informasi yang bermalam di kampus, ia menjamin tidak ada peserta CPNS yang bermalam di kampus karena panita telah bekerja sama dengan beberapa hotel untuk memberi diskon untuk peserta tes CPNS.
"Kami menjamin tak ada yang terlantar di Kampus, kita sudah kerjasama dengan beberapa hotel yang ada di Semarang untuk memberikan diskon kepada peserta tes CPNS," imbuhnya.
Kata Wakil Bupati
Wakil Bupati (Wabup) Brebes, Narjo, menyayangkan masih ada peserta tes CPN yang membawa jimat. Ia menyarankan agar peserta untuk percaya pada diri sendir dan hanya berdoa kepada Tuhan.
Ia mengatakan, seharusnya peserta tes CPNS itu meminta doa kepada orang tua dan berserah kepada Tuhan. melalui doa orang tua dengan berserah diri kepada Tuhan, ia menyakini apa yang diinginkan akan tercapai.
"Saat ini peserta yang membawa jimat kan sudah ditangani oleh pantia ya, artinya kita pasrahkan kepada panita dan saya sarankan peserta percaya pada diri sendiri saja untuk menghadapi tes CPNS kali ini," kata Narjo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya