- BMKG memprakirakan Kota Semarang akan mengalami hujan intensitas ringan pada Jumat, 24 April 2026 mendatang.
- Warga Semarang diimbau tetap menyediakan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu terjadi.
- Wilayah Sumatera, Jawa Barat, Maluku, dan Papua menerima peringatan dini potensi hujan lebat dari pihak BMKG.
SuaraJawaTengah.id - Memasuki akhir pekan pada Jumat (24/4/2026), masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya bisa sedikit bernapas lega terkait kondisi cuaca. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa Ibu Kota Jawa Tengah ini tidak termasuk dalam wilayah yang mendapat peringatan dini cuaca ekstrem hari ini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, Kota Semarang diprediksi hanya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi cuaca yang relatif "adem ayem" di Semarang ini tentu menjadi kabar baik bagi warga yang hendak menutup aktivitas kerja di akhir pekan atau merencanakan kegiatan di luar ruangan. Meskipun demikian, label "hujan ringan" tetap menuntut kewaspadaan.
Pengendara sepeda motor disarankan tetap membawa jas hujan, dan masyarakat umum sebaiknya sedia payung sebelum beraktivitas untuk mengantisipasi guyuran hujan yang bisa datang sewaktu-waktu.
Prakiraan hujan ringan di Semarang ini senada dengan kondisi di beberapa kota besar lain di Pulau Jawa.
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, kota-kota metropolitan seperti Jakarta dan Surabaya, serta kota wisata Yogyakarta, juga diprediksi mengalami hujan ringan pada hari ini. Hal ini menunjukkan pola cuaca yang cukup merata di kota-kota utama pulau Jawa bagian tengah hingga timur.
Namun, ketenangan cuaca di Semarang berbanding terbalik dengan beberapa wilayah lain di Indonesia yang justru mendapat peringatan serius.
BMKG, melalui unggahan di akun Instagram resminya (@infobmkg), mengingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat mengguyur wilayah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku, dan Papua pada hari Jumat ini. Peringatan ini mengindikasikan potensi dampak lanjutan seperti genangan air atau gangguan aktivitas di wilayah-wilayah tersebut.
Selain itu, untuk wilayah Indonesia bagian barat lainnya, BMKG memprakirakan potensi hujan disertai petir terjadi di Palembang.
Baca Juga: Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
Sementara tetangga Jawa Tengah di sisi barat, yakni Jawa Barat, khususnya Bandung, serta wilayah Serang, Banten, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang, yang tingkatannya di atas hujan ringan yang diprediksi terjadi di Semarang.
Bergeser ke Indonesia bagian timur, kondisi cuaca juga cukup bervariasi. Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Merauke. Sedangkan hujan ringan diprakirakan membasahi sejumlah kota seperti Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Mamuju, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Beberapa kota lain seperti Kendari dan Manado diprediksi berawan tebal.
Bagi masyarakat Semarang, meskipun prediksi hari ini hanya menunjukkan intensitas ringan, penting untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, mengingat kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama