SuaraJawaTengah.id - Sebuah akun twitter @Namaku_Mei mengunggah foto seorang pria dengan luka bakar parah yang merusak wajah hingga sebagian tubuhnya. Diketahui pria dengan luka bakar tersebut adalah warga Karang Asem RT 2 RW 2, Keposong Tamansari, Boyolali.
Menurut akun tersebut, pria asal Boyolali ini tidak memiliki biaya untuk pengobatan sehingga perlu bantuan Pemerintah daerah.
"Mohon perhatian nya ndoro @ganjarpranowo TOLONG perhatian nya JUMI ds karang asem Rt 02/02 keposong taman sari Boyolali Luka bakar tidak punya biaya buat berobat status keluraga : tidak mampu @pemkab_boyolali @ppid_boyolali Cc @Gus_Raharjo @Je_Ly @JoniSukaPaha"
Menurut laporan akun lain, @ratrilina, pria tersebut merupakan penderita epilepsi yang saat kambuh terjatuh ke tungku panas. "1.kronologis kejadian sekitar 3 bulan lalu yg bersangkutan sedang makan di dapur depan tungku, epilepsi kambuh kemudian jatuh dan menimpa tungku yg menyala dan ketumpahan air panas," tulis akun tersebut.
"2.pihak desa bersama kader posyandu sudah menguruskan jamkesda dan sudah dipakai utk pengobatan" tambahnya.
@ratrikina kembai menyebutkan, bahwa pria dengan luka bakar parah tersebut hanya tinggal bersama ibunya karena sang ayah bekerja di Kalimantan.
"Sudah ditangani. Sekilas info di Boyolali sudah ada tim terpadu tanggap sosial yg t.d lintas OPD , baznas dan lsm yg siap merespon permasalahan sosial di masy," tutupnya.
Mendapat respons dari Ganjar Pranowo
Pelaporan melalui twitter tersebut mendapatkan respons baik dari Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo"Ada no telp yg bs dikontak? cc @dinkesjateng @dinsosjateng @BoyolaliDinkes @pemkab_boyolali".
Baca Juga: Ganjar Pranowo Banjir Pesanan Kaus Gubernur Garis Lucu
Tak hanya dari Gubernur, Dinas Kesehatan Jawa Tengah juga telah merespon laporan twitter tersebut.
"Jadi laporannya begini nggih: Pasien ybs, Bln Nov.2019 telah di rawat di RS Pandan arang selama 17 hari. dg biaya di tanggung oleh pemkab. ybs hanya membayar Rp. 700. sekarang dlm masa pemulihan yg di tangani Puskesmas Tamansari dg mendatangi rumah pasien," cuit akun @dinkesjateng.
Berita Terkait
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dituding Abaikan Gala Sky, Fuji: Keluargaku Happy, Kamu Gak Diajak
-
10 Istilah Paling Banyak Dicari Warganet Sepanjang Tahun 2025
-
Warganet Kritik Keterlibatan Dian Sastro di Film Laut Bercerita, Mengapa?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran