SuaraJawaTengah.id - Warganet sempat digegerkan dengan kabar adanya warga Banjarnegara yang terinfeksi Virus Corona usai pulang dari luar negeri. Akun tersebut bahkan tak segan menyebut alamat pasien yang telah dirujuk ke RSUD Margono Soekarjo secara rinci, yakni di RT 5/Rw 5 Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara.
Tak ayal isu itu melahirkan kekhawatiran sebagian masyarakat di tengah teror global wabah Corona. Namun belakangan informasi itu disangkal oleh Sekretaris Desa Kaliajir Satam. Satam memastikan, informasi yang beredar luas di media sosial itu tidak benar alias hoaks.
Kepalsuan informasi itu mudah terdeteksi dengan melihat alamat yang dicantumkan. Menurut Satam, tidak ada RW 05 di Desa Kaliajir seperti disebut akun itu.
"Itu tidak jelas informasinya. Di sini tidak ada RW 05, adanya RW sampai 4," katanya.
Satam mengatakan, selain alamat yang tidak valid, informasi itu jelas bohong karena di desanya sampai saat ini tidak ada warga yang baru pulang dari luar negeri.
Informasi yang terlanjur tersebar ini pun membuat Dinas Kesehatan Banjarnegara turun tangan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara Ery Rosita pun memastikan informasi itu hoaks.
Kepastian ini didapat setelah pihaknya mengonfirmasikan informasi itu ke otoritas RSUD Margono Purwokerto. Rumah sakit itu ternyata tidak menangani pasien suspect Corona dari Desa Kaliajir Banjarnegara seperti yang beredar di media sosial.
"Itu hoaks. RSUD Margono tidak terima pasien rujukan dari Kaliajir," katanya.
Ery mengatakan, berita bohong itu telah membuat panik dan resah masyarakat. Ia pun meminta masyarakat tidak gampang mempercayai informasi yang beredar di medsos, sebelum teruji kebenarannya. Ia pun meminta warganet berhenti membagikan informasi hoax itu karena akan menimbulkan keresahan warga.
Baca Juga: Kabar Ada Pasien Terinfeksi Virus Corona di RSUD Bandung, Hoaks
Dikatakan lebih lanjut, sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara penempatan yang positif Covid 19 memang ada yang pulang ke Banjarnegara. Tapi sejauh ini belum ada yang positif terinfeksi Corona. Rata-rata mereka dalam kondisi sehat.
Pihaknya juga memantau kesehatan mereka sesampai di kampung halaman untuk memastikan mereka tidak terjangkit virus mematikan. Namun ia tidak menampik salah satu pasien suspect Virus Corona di RSUD Margono memang berasal dari Banjarnegara.
"Yang pulang dari luar negeri kita selidiki, periksa kesehatannya," katanya.
Catatan Redaksi:
Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Kontributor : Khoirul
Berita Terkait
-
Tekanan Psikologis Pasien Corona Covid-19, Cara Buat Hand Sanitizer Sendiri
-
Waspada Corona, Pemprov DKI Ajukan RS Pasming dan Cengkareng Jadi Rujukan
-
Selain Anjing, WNI Positif Corona Pelihara Kelinci, Ikut Tertular Majikan?
-
Waspada Hoaks Corona, Ini Nomor Kontak Mahasiswa Indonesia di Wuhan
-
Hoaks Corona Lagi, RSUP Dr Sardjito Ungkap Kondisi Pasien Tes Kesehatan
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi