SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Klaten menetapkan wilayahnya berstatus Kejadian Luar Biasa atau KLB virus corona atau Covid-19, Rabu (1/4/2020). Bupati Klaten Sri Mulyani meminta warganya jangan mudik lebaran.
Ada satu warga Klaten yang terkonfirmasi positif tvirus corona. Penjelasan itu disampaikan Mulyani saat menggelar jumpa pers di pendopo Pemkab Klaten, Rabu siang.
Satu orang terkonfirmasi positif corona itu berdasarkan hasil tes swab dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta yang keluar Selasa (31/3/2020).
“Kami sudah mengambil langkah terbaik dengan adanya hasil swab yang dinyatakan positif satu orang, saya nyatakan Klaten KLB corona. Tentunya membutuhkan kerja sama seluruh unsur termasuk masyarakat dengan status KLB ini,” kata Mulyani.
Mulyani meminta warga tak takut dan panik dengan penetapan status KLB menyusul satu warga dinyatakan positif terjangkit Covid-19. “Tetap membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, cuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir, dan menaati protokol pencegahan Covid-19. Kalau itu semua dilaksanakan insyaallah aman,” jelas Mulyani.
Satu orang positif corona itu berinisial T berumur 48 tahun dari Kecamatan Klaten Tengah. Pasien berjenis kelamin laki-laki itu sudah dirawat di RSD Bagas Waras Klaten selama 11 hari terakhir.
“Saya sudah pantau melalui dokter paru-paru dan pasien dalam kondisi baik-baik saja. Si pasien memang mobilitasnya tinggi sering bepergian dari Jogja-Jakarta, Jakarta-Jogja, Klaten-Surabaya, Surabaya-Klaten,” urai dia
Mulyani meminta kepada para pemudik yang telanjur pulang kampung ke Klaten untuk mematuhi aturan agar mengisolasi secara mandiri selama 14 hari. Mulyani tak menyebut sampai kapan status KLB corona itu akan diterapkan di Klaten.
Dia meminta masing-masing ketua RT/RW mengawasi para perantau yang baru pulang kampung itu agar mematuhi aturan mengisolasi mandiri. Mulyani menjelaskan hingga kini tercatat lebih dari 10.000 pemudik tiba di Kabupaten Bersinar.
Baca Juga: Soroti Karangan Bunga Bupati Klaten, Kill the DJ: Mending Buat Produksi APD
“Bagi saudara-saudara yang ada di perantauan yang belum pulang kampung, saya mohon jangan mudik dulu,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!