SuaraJawaTengah.id - Tidak main-main, bagi warga yang ingin berkunjung maupun beraktivitas di Kota Salatiga diwajibkan memakai masker. Jika tetap bandel tidak memakai masker saat di Kota Salatiga, jangan kaget jika tiba-tiba didatangi polisi.
Wali Kota Salatiga, Yulianto mengatakan WHO telah mewajibkan memakai masker menyusul jumlah penderita virus corona yang jumlahnya terus naik. Bahkan kalau masih bandel keluyuran tak pakai masker, warga Salatiga itu akan didenda uang.
Melihat fenomena tersebut pihaknya akan menindak tegas bagi warga yang tetap bandel tidak memakai masker berupa sanksi denda. Untuk itu, ia berharap kerjasama warga agar Kota Salatiga aman dari Virus Corona
"WHO itu telah mewajibkan untuk memakai masker. Semua orang diwajibkan tidak hanya yang sakit saja. Jika tetap bandel makan akan diberi sanksi tegas berupa denda,"jelasnya saat dihubungi SuaraJawatengah.id, Selasa (7/4/2020).
Menurutnya, selama ini warga masih banyak yang bandel, saat beraktivitas masih terdapat warga yang tidak memakai masker. Warga harus turut andil salam pemutusan mata rantai Virus Corona.
Menurutnya, bagaimanapun juga wabah Virus Corona merupakan masalah yang harus dihadapi pemerintah dan warga dengan gotong royong dan saling membantu.
"Untuk memutus rantai Virus Corona kerjasama antara pemerintah dan warga sangat penting. Itu adalah salah satu solusi untuk melawan Virus Corona," katanya.
Ia menambahkan, langkah sosialisasi sudah Yulianto lakukan melalui pemasangan spanduk dan baliho yang terpasang di sekitar pintu masuk Kota Salatiga. Di beberapa titik strategis juga ia pasang baliho maupun spanduk soal sosialisasi untuk memakai masker.
"Kita pasang di sekitar pintu masuk Kota Salatiga agar warga yang masuk Kota Salatiga langsung tau kalau wajib memakai masker. Saya berharap masyarakat bisa mematuhi aturan tersebut. Bagaimanapun juga ini demi keamanan dan kesehatan bersama," paparnya.
Baca Juga: Tak Kuat Beli Masker, Sopir Pikap Pakai Celana Dalam Buat Maskeran
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama