SuaraJawaTengah.id - Diperingatkan agar memakai masker, salah satu pasien klinik obat di Semarang malah menampar pelayan. Sebelum melakukan kekerasan, pasien tersebut juga sempat memaki-maki dan membentak pelayan.
Klinik tersebut diketahui bernama Klinik Pratama Dwi Puspita yang terletak di Jl. Mr. Sultan Syahrir, Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kapolsek Semarang Timur, Iptu Budi Santoso membenarkan jika diduga terdapat pasien yang menampar pelayan saat diperingatkan untuk memakai masker di sebuah klinik di Kota Semarang.
"Tadi laporan sudah saya terima, jika ada salah satu pelayan sebuah klinik menjadi korban kekerasan salah satu pasien saat ia bertugas," jelasnya saat dihubungi Kontributor Suara.com, Sabtu (11/4/2020).
Langkah selanjutnya, Polsek Semarang Timur akan memanggil saksi-saksi yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian. Hal itu penting agar dapat informasi yang netral untuk mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.
"Selanjutnya ada proses penyelidikan, kita akan cari saksi. Kalau bisa pengunjung yang saat itu ada di lokasi kejadian biar bisa netral,"ujarnya.
Saat ini proses yang telah ditempuh adalah pemanggilan korban dan masih menunggu keterangan saksi dan menunggu hasil visum yang terjadi pada korban dugaan penganiayaan tersebut.
"Namun, saat ini masih dini untuk bersoekulasi soalnya prosesnya masih panjang. Sampai saat ini kita belum bisa menentukan pelanggaran tindak pidana berat atau ringan, kita masih menunggu visum" katanya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Baca Juga: SBY Ciptakan Lagu untuk Pandemi Corona, Sujiwo Tejo Bilang Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis