Tanggapan bupati
Bupati Banyumas Achmad Husein sudah tahu soal surat itu. Dia mengatakan si pengurus masjid kecewa karena larangan beribadah bersama di masjid selama wabah corona. Hanya saja, Husein meminta semua tempat ibadah bukan hanya masjid tapi seluruh agama agar ibadah di rumah sesuai dengan instruksi Presiden dan Menteri Agama dan MUI.
"Surat ini surat standar sebagaimana biasa, dan di Banyumas, tempat ibadah ada sekitar 13 ribu. Sebagian besar sudah mematuhi protokol kesehatan yang diminta oleh pemerintah lah saya juga kaget, tahu-tahu ada satu masjid yang mau merobohkan dan membongkar masjidnya sendiri. Hubungannya dengan saya apa?" tanya Husein dalam keterangan persnya.
Pihaknya mengklaim hanya menjalankan tugas dan mengimbau kepada masyarakat. Dirinya berujar semua juga kembali untuk kepentingan masyarakat sendiri. Ia mencontohkan kasus yang belum lama ini menjadi titik penyebaran covid-19 di Kelurahan Kober, Purwokerto Barat pada minggu lalu.
Baca Juga: Selundupkan Ganja ke Paralon, 3 Tersangka Asal Banyumas Diringkus BNNP DIY
"Kasusnya kan sudah ada di Kober itu tempat ibadah. Yang memaksakan diri untuk tempat ibadah ternyata kemudian ada satu yang terpapar virus dari Kluster Gowa. Tapi kan akibatnya ada 14 sekarang itu (positif covid-19)," jelasnya.
Pihaknya menyayangkan adanya surat rencana perobohan Masjid Al Mubarok oleh takmir dengan alasan sudah tidak digunakan lagi yang beredar di media sosial tersebut. Husein mengembalikan semuanya kepada masyarakat.
"Apa tidak kasihan, kalau kemudian ada satu masyarakat di situ kemudian terjangkit hampir separuh masjid? Apa tidak egois namanya? Dipikir baik-baik lah. Masa gara-gara itu, masjidnya yang dibongkar. Masjidnya salah apa dibongkar? Wong itu kan sementara sampai ini (pandemi) selesai," ujarnya.
Husein meminta agar pihak takmir berpikir jernih dan pakai nalar. Karena seandainya sudah selesai, masjid tersebut bisa digunakan lagi. Ia meyakini jika surat tembusan tersebut akan dilaksanakan, masyarakat tidak akan simpatik.
Kontributor : Anang Firmansyah
Baca Juga: Di Banyumas, Pengendara Tak Bermasker Bakal Didenda Rp50 Ribu
Berita Terkait
-
Ivan Gunawan Akui Tak Pernah Salat Jumat Selama 43 Tahun Jadi Muslim, Netizen Ingatkan Dosa Besar
-
Viral Video ART Asal Banyumas Dianiaya di Jakarta, Polisi Cek CCTV dan Bakal Panggil Majikan
-
Pembunuh Ibu dan Anak dalam Toren di Tambora Diciduk, Pelaku Ditemukan Jadi Gelandangan di Banyumas
-
Teks Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Hati Bersih dan Penuh Hikmah
-
Menikmati Mendoan, Cita Rasa Banyumas yang Tak Lekang oleh Waktu
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Jurnalis Dipukul dan Diancam Ajudan Kapolri: Kebebasan Pers Terancam di Semarang
-
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
-
Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
-
Ini 7 Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan untuk Dilakukan
-
Jadwal dan Keutamaan Puasa Syawal 2025: Sampai Kapan Kita Bisa Berpuasa?