Dua warga menjalani karantina mandiri di rumah kosong yang terletak di Dukuh Selorjo RT 039, Desa Sepat, Masaran, Sragen, Sabtu (2/5/2020). (Solopos/Tri Rahayu)
Mereka tertawa mendengar celotehan Mulyono. Mulyono bersama Satgas Desa dan Bidan Desa rutin memantau kesehatan mereka bersama. Mulyono pun siap memberi jatah makan bila keluarga tidak mampu.
Karantina di rumah kosong itu bagi Mulyono lebih baik daripada di rumah masing-masing karena benar-benar bisa menghindari kontak langsung dengan orang lain.
“Sekarang jumlah pelaku perjalanan di Sepat sebanyak 306 orang. Kemarin sempat ada warga yang hendak pulang dari Surabaya. Kemudian boleh mudik tetapi harus menempati rumah isolasi yang disediakan pemerintah. Akhirnya, dia tidak jadi pulang,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak
-
Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?
-
Ulasan Sell Your Haunted House: Rumah Berhantu yang Menguak Misteri Kematian
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya