"Ya pengennya pulang mas. Bisa lebaran di rumah. Tapi katanya ndak boleh dulu, ya udah pasrah aja," katanya.
Senada dengan Yati, pemulung lainnya Poni merasakan nasib yang sama. Saat ditemui ayosemarang.com ketika berduduk santai sambil membaca buku yang didapat, Poni mengaku tak bisa masuk ke wilayah perkampungan lantaran aksesnya ditutup. Kondisi tersebut membuat dirinya tak bisa mengais barang bekas di area tersebut.
Poni pun mengaku jika kadang dirinya hanya mendapat beberapa botol minuman air mineral saja yang jika ditimbang kadang tidak ada satu kilogram. Diakuinya, botol plastik yang dikumpulkannya tersebut dihargai pengepul dengan harga Rp 1.000 per kilogramnya.
"Hanya bisa pasrah mas. Mau bagaimana lagi. Hanya mencari rongsok yang saya bisa lakukan. Dapat berapa pun pasrah aja," ujarnya.
Poni yang sebelumnya bekerja serabutan, mengaku memilih menjadi manusia karung mencari botol plastik dan barang bekas lainnya yang bisa dijual kembali menjadi uang, karena tak ada pekerjaan lagi.
Menurutnya di bulan Ramadan ini dia mengaku sedikit terbantu, karena banyak orang yang terkadang memberikannya sejumlah uang atau bantuan berupa makanan.
"Ya kadang pas cari botol ada orang yang ngasih makanan kalau ndak uang. Banyak kalau pas bulan puasa gini," katanya.
Berita Terkait
-
Kisah Eros Jatuh Miskin saat Wabah Corona, Akhirnya Jadi Manusia Karung
-
Kota Bandung Mulai Diserbu Manusia Karung, Siapa Mereka?
-
Ternyata Punya Rumah dan Motor, Pemulung Berpenghasian Rp.1500 Minta Maaf
-
Video Pemulung Cuma Dapat Rp 1.500 Setiap Hari, Pendiri PAN Colek Koruptor
-
Pemulung Dapat Uang Rp 1.500 Setiap Hari, Responsnya Malah Bikin Haru
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Tutup Rangkaian Uji Coba vs Persibangga, Ini Catatan Stefan Keeltjes
-
Promo Ramadan BRI: Solusi Hemat untuk Agenda Ngabuburit dan Bukber
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK