SuaraJawaTengah.id - Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020) kemarin.
Dikutip dari Semarangpos.com, mayat wanita itu diketahui bernama Cintia Wulandari (23). Saat kali pertama ditemukan kakak kandugnya, wanita muda tewas di dalam kamarnya dengan kondisi masih mengenakan mukena sekitar pukul 16.30 WIB.
Kuat dugaan, korban dibunuh karena ditemukan pendarahan di bagian mulut. Dalam kejadian itu juga diketahui sepeda motor korban yang baru saja dibeli raib. Sepeda motor matic tersebut diduga kuat dibawa oleh pelaku pembunuhan. Selain sepeda motor, handphone milik korban juga hilang tak diketahui.
“Iya korban meninggal di kamarnya. Kakaknya yang menemukan pertama kali di dalam kamar. Masih mengenakan mukena bagian bawah. Mungkin baru saja menjalani salat,” ujar Nursaid, warga Dongos kemarin.
Jasad Cintia pertama kali ditemukan Agus dan Sri Indayanti yang tak lain adalah kakak kandung korban. Sebelum itu, keduanya dilaporkan sedang keluar rumah untuk sebuah keperluan. Sejak dua tahun terakhir, mereka memang hanya tinggal bertiga di rumah itu. Orang tua mereka diketahui sudah meninggal dunia.
Kedua kakak korban terkejut mengetahui adik mereka sudah tergeletak di lantai tak bernyawa sepulang mereka ke rumah.
Kejadian ini kemudian menimbulkan keterkejutan juga di kalangan warga sekitar tempat tinggal korban. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke aparat kepolisian di Polsek Kedung dan Polres Jepara.
Terpisah, Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto membenarkan kejadian ini. Namun demikian, pihaknya belum bisa memberikan pernyataan lebih jauh mengenai kejadian ini.
“Iya memang ada kejadian itu. Sekarang masih ditangani. Petugas kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Perkembannya belum bisa kami sampaikan,” ujar Nugroho.
Baca Juga: Razia PSBB di Tanah Abang, Puluhan Warga Disuruh Push-up hingga Sapu Jalan
Berita Terkait
-
Gadis Bermukena Ditemukan Tewas Jelang Buka Puasa, Mulut Keluar Darah
-
Bikin Geger! Suami Bunuh Diri, Khotijah Tewas Bersimbah Darah di Kamar
-
Kejar Biawak Raksasa, Warga Serang Malah Temukan Jasad Membusuk di Sungai
-
Niat Cari Uang di Bawah Jembatan, Warga Pandeglang Temukan Tulang Belulang
-
Tak Tahu Cara Telepon Polisi, Wanita Tinggal dengan Mayat Ibu Selama 5 Hari
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026
-
Kirab 1 Suro Terancam Pecah Dua, Wali Kota Solo Didesak Akhiri Dualisme Keraton
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat