SuaraJawaTengah.id - Ratusan pemudik dari wilayah Kabupaten Wonogiri dikabarkan kembali ke perantauan mulai Senin (25/5/2020). Arus balik pemudik berjumlah ratusan orang tersebut diketahui terjadi sebelum perayaan Idulfitri dan mayoritas menuju wilayah Jabodetabek.
Berdasarkan data yang dihimpun pihak Terminal Tipe A Giri Adipura di Selogiri, Wonogiri, pemudik yang balik ke perantauan mencapai ratusan orang dimulai sejak Senin (18/5/2020). Hingga Minggu (24/5/2020), jumlah pemudik yang kembali dari wilayah Wonogiri sebanyak 871 orang.
Sementara itu, Kepala Operasional Perusahaan Otobus (PO) Haryanto di Wonogiri, Heru Setiyono mengemukakan, potensi pemudik yang kembali ke perantauan masih banyak. Meski jumlah penumpang tidak sebanyak tahun lalu, menurutnya, penumpang yang balik ke perantauan tetap ada.
Dia mencontohkan, pada Senin (25/5/2020), PO Haryanto memberangkatkan dua bus. Masing-masing bus yang berangkat berisi 12 penumpang dan 10 penumpang. Penumpang dikatakan full jika mencapai 17 orang. Jumlah 17 penumpang tersebut mempertimbangkan physical distancing di dalam bus.
Sedangkan pada Selasa (26/5/2020) dan Rabu (27/5/2020), sudah ada penumpang yang memesan tiket Bus PO Haryanto meski tidak banyak.
"Saat ini bus hanya bisa sampai Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, dan Kebon Nanas Jaktim. Setelah turun di kedua terminal tersebut, penumpang meneruskan perjalanan menggunakan moda transportasi lain," kata Heru saat dihubungi Solopos.com-jaringan Suara.com pada Senin (25/5/2020).
Sementara, PO Putera Mulya juga melayani arus baik pemudik dari Wonogiri pada Senin (25/5/2020). Perusahaan otobus tersebut memberangkatkan lima bus dengan jumlah penumpang sebanyak 75 orang.
Kepala Divisi Marketing PO Putera Mulya Heri Prasetyo, mengatakan tadinya hanya akan memberangkatkan empat bus. Tetapi karena ada penambahan penumpang, PO Putera Mulya menambah bus yang beroperasi. Sementara untuk pemberangkatan pemudik dari Wonogiri pada Selasa (26/5/2020), tiket arus balik sudah dipesan 50 persen dari empat bus yang disediakan.
Jika ada tambahan penumpang, PO Putera Mulya akan menambah bus lagi. Heri mengaku sempat berbincang dengan pemudik yang akan kembali ke Jakarta dari Terminal Purwantoro, Wonogiri, beberapa waktu lalu. Pemudik tersebut mengungkapkan alasan dirinya balik ke perantauan.
Baca Juga: Bandel Sih! 72.000 Kenndaraan Pemudik Masuk Jabar Disuruh Pulang Lagi
"Dia (pemudik) sudah dua bulan di kampung sehingga uangnya habis. Karena di kampung tidak punya pekerjaan, sawah juga tidak punya, akhirnya ia memutuskan untuk balik agar punya pendapatan," katanya.
Berita Terkait
-
Bupati Wonogiri Tidak Tolak Pemudik Selama Wabah Corona
-
Pemudik Bakal Susah Balik ke Jakarta, Anies: Jangan Tinggalkan Kota Ini
-
Masih Ada Pemudik Bermobil, Truk Dilarang Masuk Tol Trans Jawa
-
Demi Tiket Bus Arus Balik, Gaya Antrean Pemudik di Kebumen ini Unik Banget
-
Nonstop Awasi Lalu Lintas Pemudik, Kisah Pemantau CCTV Tol Jakarta-Cikampek
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Transformasi Berkelanjutan, BRI Catat Kinerja Gemilang dan Dukung Program Prioritas Nasional 2025
-
Revolusi Anti-Rob: Jateng Gunakan Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Operasional hingga Jutaan Rupiah
-
Waspada! Malam Tahun Baru di Jateng Selatan Diwarnai Hujan dan Gelombang Tinggi
-
BRI Blora Gelar Khitan Massal, Meriahkan HUT ke-130 dengan Bakti Sosial
-
Mobilio vs Ertiga Bekas di Bawah Rp150 Juta: 7 Pertimbangan Penting Sebelum Membeli