SuaraJawaTengah.id - Dua lelaki di Salatiga, Jawa Tengah, persisnya dari Klaster Cempaka positif terjangkit virus covid-19,diduga akibat ronda malam. Penambahan dua pasien baru tersebut dilaporkan pada Jumat (29/5/2020).
Klaster Cempaka merupakan klaster baru untuk kasus persebaran covid-19 yang terjadi di Jl. Cempaka, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.
Kepala Dinas Kesehatan Salatiga Siti Zuraida mengatakan, dua pasien baru dari Klaster Cempaka yang terdeteksi Jumat ini merupakan laki-laki. Satu pasien berusia 68 tahun dan satu lagi berusia 30 tahun.
"Keduanya dari Kelurahan Sidorejo Lor," ungkap Zuraidah kepada Semarangpos.com, Sabtu (30/5/2020).
Zuraidah tidak menyebutkan secara pasti penularan dua pasien baru Klaster Cempaka itu. Meski demikian, ada dugaan dua pria itu terjangkit Covid-19 akibat tertular saat melakukan ronda malam.
"Kami menyoroti dua kasus baru ini berasal dari tugas ronda malam. Bukannya ronda atau hal lain yang ingin kita soroti, tapi mohon diperhatikan di semua aktivitas harus mentaati protokol kesehatan," ujar Zuraidah.
Lebih lanjut, Zuraidah mengatakan protokol kesehatan yang harus dipatuhi itu seperti menerapkan physical distancing, mengenakan masker, dan sering mencuci tangan dengan air mengalir.
Total Kasus di Salatiga
Dengan adanya tambahan dua pasien baru ini, praktis sudah ada 11 orang yang dinyatakan terpapar Covid-19 dari Klaster Cempaka.
Bahkan dari 11 pasien itu, dua di antaranya merupakan bayi di bawah lima tahun (balita). Dua balita itu yakni pasien kasus ke-28 dan pasien kasus ke-36.
Baca Juga: Satu PNS Positif Corona, Balai Kota Salatiga Disterilkan
Awal persebaran Covid-19 dari Klaster Cempaka ini bermula dari pasien kasus ke-25 dan 26, yang merupakan perempuan berusia 26 tahun dan perempuan 49 tahun.
Namun, penularan virus corona itu menyebar hingga ke pasien kasus ke-28, 35, 36, 37, 38,39, dan 40.
Dengan penambahan dua pasien itu, praktis saat ini total kasus positif Covid-19 di Salatiga menjadi 45 orang.
Dari jumlah sebanyak itu, 30 orang di antaranya masih menjalani perawatan dan 15 orang telah dinyatakan sembuh.
Berita Terkait
-
Belajar dari Vietnam, Ini Tiga Jurus Kendalikan Pandemi Virus Corona
-
Cara Partai Komunis Pimpin Rakyat Kerala India Menang Lawan Virus Corona
-
Pelaku Pedofil Mengintai Anak-anak di Tengah Lockdown Corona
-
Demi Nafkah, Buruh Meksiko Berjejal di Terowongan Menuju AS, Abaikan Corona
-
Satu Siswa Positif Corona, Sekolah Ini Kembali Ditutup, Rekannya Diisolasi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional