SuaraJawaTengah.id - Menguatnya nama putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada Solo untuk menjadi wali kota membuat berbagai pihak berlomba-lomba mengajukan nama untuk mengisi posisi calon wakil wali kota.
Salah satu kejutan muncul untuk mengisi posisi tersebut pada Pilkada Solo, yakni BRA Putri Woelan Sari Dewi yang merupakan Putri Maha Menteri Keraton Solo KGPHPA Tedjowulan.
Putri bahkan mulai memasang spanduk sosialisasi dirinya sebagai calon wakil wali atau cawawali Solo dari PDIP. Dari pengamatan Solopos.com-jaringan Suara.com, spanduk tersebut dipasang di sejumlah lokasi seperti di pinggir Jalan Hordenasan III Kelurahan Baluwarti, Pasar Kliwon. Juga di Kelurahan Bumi, Laweyan.
Spanduk bergambar Putri tersebut, pada bagian bawah gambarnya tertulis 'Siap AD 2' dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Solo. Sedangkan pada bagian pojok kanan tertera logo PDI Perjuangan.
Baca Juga: Gibran Ngaku Belum Dapat Rekomendasi Megawati Buat Maju Pilkada Solo
Spanduk-spanduk Putri Tedjowulan sebagai cawawali Solo itu dipasang berdekatan dengan spanduk pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh). Dua nama yang disebut terakhir merupakan pasangan cawali-cawawali usulan DPC PDIP Solo.
Menanggapi adanya spanduk tersebut, Putri menyatakan, setiap orang mempunyai kesempatan ambil bagian di Pilkada Solo 2020.
“Saya pikir semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam berkompetisi. Hasil bagian dari ikhtiar dan doa. Semoga kompetisi yang sedang terjadi bisa berjalan dengan baik dan berlangsung sehat,” ujarnya seperti dilansir Solopos.com pada Kamis (18/6/2020).
Selain memasang spanduk sosialisasi sebagai Calon Wakil Wali Kota Solo, dia juga mulai bersafari menemui sejumlah pihak. Salah satunya jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo. Kegiatan tersebut dia lakukan pada Selasa (16/6/2020).
“Kami kulanuwun dan bersilaturahmi dengan KPU Solo. Pertemuan berlangsung cair dan hangat. Kami memperkenalkan diri atas kapasitas Jeng Putri sebagai salah satu kandidat,” ujar Koordinator Relawan Jeng Putri Bambang Ary Pradotonagoro, saat ditemui Solopos.com seusai pertemuan.
Baca Juga: DPC PDIP Solo Bantah Megawati Kasih Rekomendasi ke Gibran Jadi Calon Walkot
Dia menjelaskan Putri Woelan Sari Dewi merupakan salah satu kandidat cawawali Solo yang saat ini sedang berproses di DPP PDIP.
“Kapasitas Jeng Putri sebagai salah satu kandidat. Kami terbuka ingin mengikuti kontestasi Pilkada 2020. Kami tidak perlu menutup diri. Pada saatnya semua akan diketahui,” kata dia.
Bambang Ary mengatakan pertemuan dengan komisioner KPU Solo berlangsung hampir satu jam membahas sejumlah tema seperti tahapan dan aturan pilkada.
Sebagai pemain baru di Pilkada Solo, menurut dia, putri dari Tedjowulan yang melamar sebagai cawawali Solo lewat DPP PDIP itu merasa perlu untuk menimba banyak ilmu. Termasuk tentang aturan dan tahapan pelaksanaan Pilkada.
Kandidat cawali-cawawali Solo juga tidak luput dari agenda silaturahmi Putri. Salah satunya mengagendakan pertemuan dengan FX Hadi Rudyatmo sebagai tokoh sentral di Solo.
“Kan ndak apa-apa silaturahmi, juga sowan Pak Rudy. Harus sowan ke Pak Rudy sebagai tokoh sentral di Solo. Kami juga sudah membangun komunikasi informal dengan tokoh elite parpol di Kota Bengawan,” katanya.
Berita Terkait
-
Kaesang Bongkar Alasan Gusti Bhre Mundur dari Pilkada Solo: Bukan Karena Mulyono
-
Jokowi Disindir Post Power Syndrome, Dinilai Tak Mau Lepas dari Panggung Politik
-
Post Power Syndrome? Jokowi Disindir Gak Punya Malu karena Masih Ikutan Kampanye Pilkada: Cawe-cawe Sepanjang Masa
-
Silsilah Keluarga Yena Iskandar, Keturunan Pengusaha Terkenal di Bandung
-
Profil Yena Iskandar, Calon Wakil Wali Kota Bandung yang Diusung PSI
Terpopuler
- Nyaris Adu Jotos di Acara TV, Beda Pendidikan Firdaus Oiwobo Vs Pitra Romadoni
- Indra Sjafri Gagal Total! PSSI: Dulu Pas Shin Tae-yong kan...
- Nikita Mirzani Tak Terima Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara: Masa Lebih Parah dari Suami Sandra Dewi
- Kini Jadi Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik Hotman Paris, Iqlima Kim Dapat Ancaman
- Minta Maaf Beri Ulasan Buruk Bika Ambon Ci Mehong, Tasyi Athasyia: Harusnya Aku Gak Masukkan ke Kulkas
Pilihan
-
Pandu Sjahrir Makin Santer jadi Bos Danantara, Muliaman D Hadad Disingkirkan?
-
Alat Berat Sudah Parkir, Smelter Nikel PT GNI yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Pabrik
-
Sah! OJK Cabut Izin Usaha Jiwasraya, Tak Singgung Nasib Nasabah
-
Jokowi Sentil Megawati Usai Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat
-
Jika Gagal Penuhi Target Ini, Petinggi Persija: Carlos Pena Out!
Terkini
-
Kemendagri: Tak Ada Sanksi Hukum untuk Kepala Daerah yang Absen Retreat di Akmil
-
Kecelakaan Bongkar Penyelundupan 12 Kg Sabu di Tol Tegal, Begini Kronologinya
-
Wali kota Semarang Tunda Keberangkatan Retret, Pilih Urus Sampah
-
Profil Band Sukatani, Duo Punk Asal Purbalingga yang Viral Usai Minta Maaf ke Kapolri
-
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir di Semarang Hari Ini