Sepatu-sepatu itu diperuntukkan bagi anak-anak PAUD sampai SMA. Sedangkan penyaluran sepatu tersebut dilakukan dengan melibatkan relawan yang memastikan bahwa sepatu didistribusikan ke pihak yang membutuhkan.
Sebelum didistribusikan, relawan mendatangi kediaman calon penerima untuk mensurvei dan memastikan ukuran sepatu yang dibutuhkan.
Tak disangkanya, aktivitas yang sudah berlangsung selama 3 minggu tersebut mendapat sambutan positif. Jumlah penyumbang meluas, bahkan hingga ke luar kota seperti Semarang hingga Yogyakarta.
Ita yang tinggal di Kabupaten Purbalingga dibantu dua sahabatnya di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Banjarnegara yang menyediakan diri jadi penampung donasi sepatu untuk gerakan Sedekah Sepatu.
Salah satu sahabat Ita, Dinna mengungkapkan, kegiatan menggalang bantuan untuk kebermanfaatkan sesama juga jadi panggilan lubuk hatinya. Dia menilai sedekah sepatu punya manfaat jangka panjang karena tak habis selesai pakai. Dinna dan Ita sendiri sudah bersahabat lama kurang lebih 20 tahun sejak mereka bersama-sama memasuki perguruan tinggi di tahun 2001.
“Gerakan ini kan juga semakin memperkaya persahabatan kami. Pertemanan tak hanya bermanfaat satu sama lain, tapi bisa meluas lagi ke banyak orang lewat sedekah sepatu ini,” kata Dinna yang juga bekerja sebagai PNS di Pemkab Banyumas.
Sementara itu, Pengelola Taman Bacaan Masyarakat Wadas Kelir Titi Anisatul Laely mengaku bersyukur, lantaran sejumlah anak-anak di Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) mendapat bantuan dari Sedekah Sepatu Layak Pakai.
Anisatul menjelaskan, RKWK menerima 22 pasang sepatu, 12 pasang sepatu di antaranya telah diberikan pada anak-anak yang secara ekonomi berasal dari keluarga tak mampu dan yatim piatu.
“Sumbangan ini tentu bermanfaat buat anak-anak untuk bersekolah dan melakukan kegiatan lain semisal saat wisata literasi,” katanya.
Baca Juga: Seniman Jateng Salurkan Donasi Rp 425 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat
-
Gubernur Luthfi Potong Jalur Tengkulak, Demi Amankan Harga Pangan dari Gejolak Global
-
Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
-
Harga Pertamax Melonjak Drastis, Tembus Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini!