Selama pandemi Covid-19, Suryono mengaku sama sekali tidak mendapatkan penumpang.
Satu-satunya penumpang yang menggunakan jasanya dilayani saat awal status KLB di Indonesia ditetapkan.
Hingga saat ini dia mengaku tak ada penghasilan yang didapatkan dari penjualan tiket.
"Saat sebelum pandemi pasti ada penumpangnya. Sebulan ya bisa dapat setidaknya Rp 1 juta," ujarnya.
"Tapi sekarang sudah nol rupiah. Benar-benar tidak ada hasil dari agen tiket bus. Meskipun memang ada satu bus setiap hari yang datang, kalau dari sini ya kosongan pas berangkat lagi. Soalnya tidak ada yang beli tiket buat naik," jelas dia.
Untuk mencukupi kebutuhan, Suryono juga berjualan makanan ringan dan minuman ringan di kiosnya.
Sehari penghasilan kotor yang diperoleh sekitar Rp 100-200 ribu.
"Ya mau bagaimana lagi, begini keadaannya," pungkasnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo: Apakah Indonesia Akan jadi Followers WHO Terus?
Berita Terkait
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
-
Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%
-
Harga Sepeda Listrik yang Dipakai Gubernur Jateng Ngantor Ternyata Setara Mobil, Apa Istimewanya?
-
Komisi IX DPR RI Dorong Jateng Gencarkan Imunisasi dan Edukasi, Antisipasi Lonjakan Campak
-
Link Daftar Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng, Simak Jadwal dan Syaratnya!
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis