Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan 140 orang disumbang klaster nakes dan mayoritas tanpa gejala atau asimtomatik.
Di sisi lain, dari total kasus positif Covid-19 itu, yang aktif tinggal 46 orang. Perinciannya 23 orang menjalani rawat inap dan 23 orang karantina mandiri.
Jika ditilik dari domisili, 46 kasus Covid-19 aktif di Solo meliputi tujuh kasus aktif di Kecamatan Laweyan, tiga dari Kecamatan Serengan, dua dari Kecamatan Pasar Kliwon, 14 dari Kecamatan Jebres, dan 20 dari Kecamatan Banjarsari.
Sedangkan catatan kumulatif pasien suspek menyentuh 341 orang atau bertambah empat orang dibanding hari sebelumnya.
Penjabarannya, 279 sembuh, 19 dirawat inap (suspek aktif), dan 43 suspek meninggal dunia.
Lonjakan kasus selama dua pekan terakhir pada 12-26 Juli membuat Solo kembali ke zona merah atau risiko tinggi. Padahal, Solo pernah berada pada kategori zona kuning atau risiko rendah.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama