SuaraJawaTengah.id - Citra (25) dibunuh dengan sadis saat lagi hamil 8 bulan. Citra dibunuh bersama dengan sang suami.
Pembunuhan ini dilatarbelakangan binsis burung love bird. Mereka adalah warga Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Hendi Setiawan dan Citra ditemukan tewas bersimbah darah di rumah mereka, seperti dilansir Solopos.com.
Mereka ditemukan tak bernyawa pada Rabu (28/7/2020) lalu. Peristiwa pembunuhan diperkirakan terjadi pada Rabu dini hari namun tidak ada warga yang mengetahui persis kejadiannya tersebut.
Sebab, posisi rumah korban berada di pinggir sawah, jauh dari permukiman. Pelaku pembunuhan terhadap pasutri di Tegal tersebut sudah ditangkap.
"Pelaku merupakan rekan bisnis korban yang selama ini bekerjasama dalam usaha penangkaran burung love bird," ungkap Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang.
pelaku yakni berinisial AS diketahui merupakan rekan bisnis korban.
Dugaan sementara, motif pembunuhan dilatarbelakangi kerja sama antara korban dengan pelaku dalam bisnis penangkaran love bird.
Namun demikian, penyidik akan terus melakukan upaya pendalaman untuk mengungkap motif dan kronologi pembunuhannya.
Baca Juga: Kesal Kayunya Dijual, Harmoko Tujah dan Bacok Petani Hingga Tewas
Kronologis pembunuhan
Nurkhasanah, 41, tetangga korban mencerikan pembunuhan itu terjadi. Sebelum diketahui ada pembunuhan terdengar teriakan dari rumah korban.
"Ada yang mendengar teriakan dari arah rumah korban. Tapi, tidak ada yang menyangka kalau terjadi peristiwa mengenaskan itu," kata Nurkhasanah.
Warga sekitar yang curiga mendengar teriakan itu, lalu datang ke lokasi.
Citra masih sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong. Sedangkan Setiawan ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamarnya.
Jenazah kedua korban diautopsi di RSUD Soeselo Slawi. Selesai autopsi, Tim Forensik Polda Jateng meminta keluarga korban untuk menentukan proses pemulasaran janin pada kandungan Citra.
Berita Terkait
-
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka
-
Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling
-
Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember
-
Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi
-
Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara
-
Berkat KUR BRI, Pengusaha Kopra Asal Pati Berhasil Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Perluas Pasar
-
Kongres IPNU-IPPNU di Kendal Bakal Pilih Pemimpin Baru, Siapkan Kader Menuju Indonesia Emas 2045
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!