SuaraJawaTengah.id - Kantor Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang ditutup sementara. Sebab ada 1 PNS di sana positif corona.
Dalam upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 pemerintah kabupaten juga melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan virus corona pada pegawai Disparpora.
"Kita sudah instruksikan seluruh pegawai di lingkungan Disparpora bekerja dari rumah selama empat hari mulai 10 Agustus 2020 hingga 14 Agustus 2020," kata Kepala Disparpora Kabupaten Batang Wahyu Budi Santosa di Batang, Kamis (13/8/2020).
"Kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, apakah pemberlakuan bekerja dari rumah bagi ASN perlu ditambah atau cukup empat hari saja," tambah dia.
Pemeriksaan COVID-19, menurut dia, dilakukan pada pegawai yang pernah melakukan kontak dengan aparatur sipil negara yang tertular COVID-19 serta keluarganya.
"Tes usap ini sesuai ketentuan dilakukan dua kali yaitu pada Rabu (12/8) dan Kamis (13/8)," kata Wahyu.
"Kami berharap semoga mata rantai penyebaran COVID-19 bisa kita putus sehingga tidak ada lagi pegawai yang tertular," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Muchlasin mengatakan bahwa pemeriksaan COVID-19 dilakukan pada sekitar 50 orang yang pernah melakukan kontak dengan pegawai Disparpora yang tertular COVID-18.
"Ada sekitar 50 orang yang menjalani tes usap selama dua kali berturut-turut," katanya. (Antara)
Baca Juga: 27 Orang Positif, Corona Serbu Pengadilan Agama Surabaya sampai Istri Hakim
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
BRI Peduli Hadirkan Solusi Pengelolaan Sampah, Mesin Canggih Ini Ubah Limbah Jadi BBM Alternatif
-
Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 158 dan 159: Klasifikasi Makhluk Hidup
-
7 Honda Jazz Bekas Harga Rp 90 Jutaan yang Layak Dibeli di Indonesia
-
5 Fakta Mengerikan Pesta Miras di Jepara yang Menewaskan 5 Orang
-
Bukan Hanya Uang Negara: Gubernur Tegaskan BUMD Jateng Harus Memberi Kontribusi Nyata untuk Rakyat