Sebenarnya warga sekitar juga banyak yang sudah membuat sumur bor (sumur dalam) untuk mencari sumber air, namun yang keluar malah semburan air bercampur gas.
Dan terakhir pembuatan sumur di belakang toko moderen juga muncul semburan air bercampur gas. Sejak saat itu api abadi Mrapen mulai melemah.
Pada tahun 1996, masih jelasnya, intensitas kobaran Api Abadi Mrapen juga sempat melemah dan cenderung kecil. Saat itu terselamatkan setelah ditemukan sumber gas metana baru dengan cadangan yang disebutkan jauh lebih besar.
Beberapa waktu lalu, saat api mulai melemah, pengelola juga sempat membongkar untuk mencari tahu penyebabnya. Setelah itu, sumber api kembali dibiarkan terlebih dahulu selama lima hari, dengan harapan gas metana masih bisa menyembur lagi.
Namun ternyata tetap tidak bisa, hingga akhirnya kondisi yang terjadi disampaikan kepada pemerintah.
"Sejak saat itulah semburan api di situs api abadi Mrapen ini benar- benar sudah terhenti dan tak bisa dinyalakan lagi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor