"Tahun ini produktivitasnya turun, merupakan siklus dua tahunan, tahun ini memang siklusnya di bawah," jelasnya.
"Tahun ini kami bersama provinsi membuat embung di Rejosari Kecamatan Wonoboyo di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan air laut. Harapannya bisa menjadi demplot, bagaimana kalau kopi itu tetap mendapat air saat kemarau, kalau itu memang ada hasilnya kita bisa kembangkan embung-embung mini di kawasan tanaman kopi," tutur Joko Budi Nuryanto.
Soal ekspor, Bupati Temanggung, M. Al Khadziq menyebutkan potensi ekspor kopi Temanggung sangat tinggi, baik untuk jenis robusta maupun arabika.
"Kopi arabika Temanggung pernah menjadi juara pada festival kopi di Atlanta, Amerika Serikat tahun 2016. Kopi robusta juga demikian, pernah menjadi juara pada festival kopi di Prancis. Di festival tingkat nasional juga berkali-kali kita dapat juara," katanya.
Dan di tengah pandemi COVID-19 ini, petani Temanggung melalui Koperasi Kopi Prima Jaya di Gemawang mampu memasok kopi ke eksportir PT Asal Jaya Malang.
Ketua Koperasi Kopi Prima Jaya Imam Sarjo menuturkan pada akhir Agustus 2020 Koperasi Kopi Prima Jaya mengirim 8 ton kopi robusta grade A ke eksportir PT Asal Jaya Malang. Perusahaan tersebut mengekspor kopi ke sejumlah negara.
"Kami tengah melakukan pembinaan kepada petani agar budi daya kopi menjadi lebih intensif, lebih efektif, dan juga dengan hasil panenan yang lebih berkualitas," jelas Bupati Temanggung.
Selain itu, petani juga diberi edukasi untuk bisa mengolah kopi secara standar sehingga kualitas kopi Temanggung semakin tahun semakin bagus. Apalagi baik kopi robusta maupun arabika dari Temanggung telah mendapat sertifikat Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG).
Baca Juga: Ingin Belajar Jadi Pengusaha Kopi? Ikut Saja Pelatihan Gratis Ini
Tag
Berita Terkait
-
Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik, Bisa Bajak Sawah 1 Hektare Sekali Cas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka