SuaraJawaTengah.id - Menteri Sosial Juliari Batubara selalu mengingatkan kepada bawahannya, untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak pandemi menerima bantuan.
Hal tersebut dilakukan untukk mengurangi beban yang dirasakan oleh masyarakat. Salah satu elemen masyarakat yang terdampak pandemi adalah para penghuni panti asuhan.
Untuk mengurangi beban akibat tekanan pandemi, Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial menyalurkan bantuan sembako bagi panti asuhan dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di Surakarta.
Pandemi mengakibatkan aktivitas di panti seakan redup. Bantuan dari donatur yang menjadi salah satu penopang keberlangsungan panti semakin berkurang. Aktivitas belajar bersama pun tidak lagi menjadi pemantik semangat sebab berhenti diselenggarakan.
Selain panti, pandemi juga berdampak pada PSKS. Kepala Dinas Sosial Kota Surakarta, Drs. Tamso, MM mengatakan bahwa PSKS tersebut belum menerima bantuan.
“Beberapa PSKS yang ada di Surakarta seperti panti asuhan, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), PSM dan Karang Taruna belum mendapatkan bantuan stimulan,” ungkapnya.
“Bantuan stimulan yang dibutuhkan saat ini adalah pemberian bantuan sosial berupa sembako khususnya bagi penerima manfaat yang ada di panti asuhan dan PSKS untuk meningkatkan sumber daya mereka dalam rangka penyelenggaraan kesejahteraan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Surakarta,” tambahnya.
Hal inilah yang mendorong Kementerian Sosial untuk hadir meringankan beban masyarakat di tengah pandemi dengan mendistribusikan 2.000 paket sembako melalui Dinas Sosial Kota Surakarta.
“Seperti tagline Kementerian Sosial, yaitu hadir di tengah-tengah masyarakat, maka kami di sini hadir kembali untuk memberikan bantuan kemanusiaan untuk panjenengan semua di sini,” tutur Penasihat Dharma Wanita Kementerian Sosial RI Grace Batubara di Aula Balaikota Surakarta, Jumat (9/10/2020).
Baca Juga: DPR Minta Kemensos Beri Alat Bantu bagi Para Lansia Terlantar
Bantuan tersebut nantinya akan dibagikan kepada panti-panti yang ada di Surakarta seperti panti anak, panti disabilitas, panti lansia, LKS non-panti dan Karang Taruna.
Muhammad Shobirin (21) yang berasal dari Yayasan Kesejahteraan Tunanetra mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Shobirin mengaku bahwa bantuan Kemensos sangat membantu dia dan teman-teman yayasannya yang berjumlah 20 orang.
“Selama ini kami menghabiskan waktu dengan bermain bersama teman-teman karena tidak ada kegiatan belajar bersama. Baru kali ini saya dapat bantuan sembako dan senang sekali,” aku Shobirin sambil tersenyum.
Hal serupa juga diungkapkan Muhammad Fajir Nur Fatah (12). Fajir mengatakan bahwa selama pandemi sudah jarang donatur yang datang ke panti asuhan. Oleh karena itu, menurutnya bantuan ini berdampak positif bagi pantinya.
“Saya senang dan semoga bermanfaat untuk semua,” ucapnya. Grace Batubara juga mengungkapkan harapannya bahwa bantuan yang diberikan Kemensos dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar serta meringankan beban kehidupan di masa pandemi.
Selain sembako, bantuan stimulan kewirausahaan sosial juga diberikan kepada KPM PKH graduasi yang memiliki rintisan usaha. Total Rp298.000.000,- disalurkan kepada 60 KPM di Kota Surakarta, 187 KPM di Kabupaten Boyolali, 79 KPM di Kabupaten Wonogiri, 176 KPM di Kabupaten Karanganyar dan 194 KPM di Kabupaten Boyolali.
Berita Terkait
-
DPR Minta Kemensos Beri Alat Bantu bagi Para Lansia Terlantar
-
Nenek Penjual Kopi Terharu Mendapat Bantuan Sembako dari Kemensos
-
Jadi Leading Sector, Juliari Batubara Minta Kemensos Terus Perkuat Sinergi
-
Kunjungi Komunitas Adat Samin, Grace Batubara Salurkan 400 Paket Sembako
-
Ringankan Beban Seniman Jateng, Grace Batubara Beri Bantuan Sembako
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
10 Mobil LCGC Terbaik dengan Harga 100 Jutaan yang Wajib Anda Miliki!
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih