- Jawa Tengah siaga satu menghadapi prediksi 17 juta pemudik Idulfitri 2026 yang berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan.
- Pemprov Jateng menjamin pasokan pangan strategis aman karena stok beras, telur, gula, dan minyak masih surplus besar.
- Operasi Pasar dan Satgas Pangan digencarkan untuk menekan harga komoditas bergejolak seperti cabai dan mencegah penimbunan.
SuaraJawaTengah.id - Jawa Tengah mengambil langkah siaga satu menghadapi potensi ledakan jumlah pemudik pada momen Idulfitri 2026. Tidak tanggung-tanggung, Gubernur Ahmad Luthfi memproyeksikan akan ada 17 juta orang yang 'menyerbu' wilayahnya, sebuah angka yang berpotensi mengguncang stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Menghadapi tantangan masif tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bahwa pasokan seluruh komoditas pangan strategis dalam kondisi surplus dan siap memenuhi lonjakan permintaan yang luar biasa.
"Jawa Tengah merupakan sentral arus mudik dan balik lebaran. Tahun ini diperkirakan ada 17 juta pemudik ke Jawa Tengah, jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," kata Gubernur Ahmad Luthfi saat meninjau Gerakan Pangan Murah di Semarang, Jumat (6/3/2026).
Peningkatan drastis jumlah pemudik ini, menurut Luthfi, secara otomatis akan berdampak langsung pada meroketnya kebutuhan pangan. Karena itu, antisipasi ketat harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi gejolak di masyarakat.
Menjawab tantangan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, menegaskan bahwa berdasarkan pemetaan proyeksi, kondisi pangan Jateng sangat aman.
“Seluruh komoditas pangan sesuai proyeksi sampai akhir Maret nanti masih surplus,” kata Dyah.
Ia merinci data surplus yang melegakan. Stok beras dipastikan surplus sekitar 1,5 juta ton, telur surplus 135 ribu ton, gula pasir surplus 54.000 ton, dan minyak goreng surplus 5.000 liter.
“Insyaallah sekalipun ada pengungkit nanti kita masih bisa mencukupi kebutuhan pangan baik untuk penduduk asli Jawa Tengah maupun pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah," tegasnya.
Operasi Pasar Digencarkan, Satgas Pangan Sikat Penimbun
Baca Juga: Jateng Diobok-obok KPK Lagi! Gubernur Luthfi Beri Peringatan Keras ke Para Bupati
Untuk menjaga stabilitas, Gubernur Ahmad Luthfi telah mengeluarkan instruksi tegas. Operasi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah harus terus digencarkan di seluruh wilayah.
"Saya minta tolong tetap lakukan Gerakan Pangan Murah, terus cek pasar agar tahu pergerakan harga," perintah Luthfi.
Tak hanya itu, Satgas Pangan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diperintahkan untuk turun ke lapangan dan mengawasi rantai distribusi. Tujuannya jelas: mencegah aksi penimbunan oleh oknum spekulan dan meredam potensi *panic buying* di tengah masyarakat.
Meski komoditas utama aman, Dyah mengakui ada beberapa bahan pokok yang harganya masih bergejolak, terutama cabai dan daging sapi. Untuk menekan harga cabai yang masih di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP), Pemprov langsung melakukan intervensi.
"Kami sudah lakukan program penyaluran subsidi harga untuk cabai melalui penugasan ke BUMD Jateng Agro Berdikari (JTAB). Kira-kira sekitar tiga ton," papar Dyah. Intervensi serupa akan terus dilakukan di daerah-daerah yang harganya masih tinggi untuk memastikan keterjangkauan bagi seluruh masyarakat, termasuk para pemudik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya