SuaraJawaTengah.id - Keberadaan mayat perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil yang terbakar di Dukuh Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) hingga kini masih menjadi misteri.
Meski mayat perempuan tersebut diketahui bernama Yulia, berdasarkan pada surat-surat mobil Daihatsu Xenia dengan nopol AD 5126 EA yang terbakar, namun hingga kini belum dipastikan berkait kejadian tewasnya wanita tersebut. Namin diduga merupakan korban pembunuhan untuk meninggalkan jejak.
Dari pantauan Suara.com, jenazah wanita yang juga istri seorang dokter tersebut disemayamkan di Kampung Gambuhan, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, sebelum dibawa ke Rumah Duka Thiong Ting Jebres untuk disemayamkan.
Menurut informasi yang diterima, Yulia diketahui masih memiliki hubungan kerabat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu dibenarkan sepupu Jokowi, Andi Wibowo yang turut berada di rumah duka.
"Bu Yulia ini adalah kakak ipar saya," kata Andi saat ditemui sebelum meninggalkan lokasi.
Ketua RT 004 RW 02, Gambuhan, Baluwarti, Pasar Kliwon, Syaiful Fahrudin menyebut selama ini Yulia bersama keluarga tinggal Wonogiri. Sementara rumah yang dijadikan lokasi persemayaman sementara merupakan kediaman keluarga besar.
"Kalau Pak Achmad Yani (suami korban) asli orang sini. Hanya saja selama ini sudah tinggal di Wongiri," paparnya.
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Alfan membenarkan peristiwa tersebut.
"Malam saat kejadian ada warga yang melintas di TKP melihat ada gumpalan asap dari mobil, kemudian warga tersebut mengetuk pemilik rumah samping TKP, lalu bersama-sama memadamkan api memakai selang. Lalu Damkar datang kemudian memadamkan api di mobil dengan APAR," katanya.
Baca Juga: Mayat Perempuan yang Tewas Terbakar di Dalam Mobil Ternyata Pedagang Sandal
Sebelumnya diberitakan, Warga Cendana Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo Selasa (20/10/2020) malam digegerkan dengan penemuan mayat wanita yang tewas terbakar di dalam mobil Daihatsu Xenia dengan nopol AD 1526 EA.
Dinukil dari Solopos.com--media jaringan Suara.com, peristiwa terbakarnya mobil itu terjadi di salah satu teras rumah sekitar pukul 22.00 WIB.
Warga yang melihat berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Kemudian, melaporkan kasus kebakaran tersebut ke pemadam kebakaran. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Saat api berhasil dipadamkan, petugas terkejut dengan melihat sosok jasad wanita dalam kondisi terlentang di jok bagian belakang mobil tersebut. Wanita ini tewas dengan kondisi mengenaskan.
Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Muhammad Alfan mengatakan, saat kali pertama ditemukan, jasad wanita itu berada di bagian belakang jok mobil dengan kondisi terlentang.
"Kondisi jasadnya ini sudah ditemukan dalam kondisi terbakar. Jadi kami juga masih menunggu hasil autopsi dari RSUD dr. Moewardi," kata saat dihubungi Solopos.com, Rabu (21/10/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!
-
Alarm Kekerasan Anak di Jateng: 188 Kasus Persetubuhan Terungkap hingga Agustus 2026
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal