- Sebanyak 29 penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang dibatalkan pada Senin, 7 September 2026, akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Pembatalan penerbangan tersebut berdampak langsung terhadap sekitar 3.420 penumpang yang menggunakan layanan di bandara tersebut.
- Pengelola bandara menyediakan kendaraan darat sebagai transportasi alternatif bagi penumpang menuju stasiun atau terminal bus.
SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 29 penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, dibatalkan pada Senin (7/9/2026) akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
General Manager Bandara Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto mengatakan jumlah penerbangan yang dibatalkan tersebut menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 36 penerbangan.
"Pada Minggu (6/9/2027) ada 36 penerbangan, hari ini sementara ada 29 penerbangan," kata Sulistyo melansir ANTARA.
Dari 29 penerbangan yang dibatalkan pada Senin, sebanyak 14 merupakan penerbangan keberangkatan dan 15 penerbangan kedatangan.
Pembatalan tersebut berdampak terhadap sekitar 3.420 penumpang yang menggunakan layanan penerbangan di Bandara Ahmad Yani.
Menurut Sulistyo, sebagian besar penerbangan yang terdampak merupakan rute Semarang-Jakarta. Kondisi tersebut berkaitan dengan masih ditutupnya Bandara Soekarno-Hatta akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Karena memang status Bandara Soekarno-Hatta sampai saat ini masih close," ujarnya.
Siapkan Transportasi Alternatif
Pengelola Bandara Ahmad Yani telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk membantu calon penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.
Baca Juga: Mulai 5 September 2025, Maskapai Air Asia Buka Rute SemarangKuala Lumpur
Salah satunya dengan menyediakan kendaraan darat yang dapat digunakan penumpang untuk menuju moda transportasi lain, seperti stasiun kereta api maupun terminal bus.
"Kami menjamin ada kendaraan dari bandara yang bisa digunakan ke arah stasiun, terminal bus, atau tujuan lain sesuai dengan kebutuhan calon penumpang," kata Sulistyo.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru terkait status penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai masing-masing. Kondisi operasional penerbangan akan menyesuaikan perkembangan situasi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026