SuaraJawaTengah.id - Polisi menyebut kebakaran yang melanda salah satu ruang isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Tugurejo Semarang pada Kamis (22/10/2020), akibat hubungan pendek arus listrik pada alat penyaring udara untuk menahan partikel halus atau HEPA filter.
Kapolsek Ngaliyan Kompol Yustinus mengatakan kebakaran yang melanda ruang Kenanga itu pertama kali diketahui oleh perawat gang mencium bau asap.
Menurut dia, korsleting pada alat penyaring udara itu menyebabkan busa kursi di ruang tersebut terbakar.
"Petugas keamanan kemudian diberi tahu kejadian itu. Kemudian memadamkan api dengan alat pemadam api ringan," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Ia menuturkan delapan pasien yang sedang dirawat di ruang isolasi tersebut langsung dipindahkan ke ruang perawatan lain.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Juru bicara RS Tugurejo Semarang Mei Kristianti mengatakan kejadian tersebut tidak sampai mengganggu kegiatan operasiobal rumah sakit.
Sebelumnya diberitakan, salah satu ruang isolasi pasien Covid-19 di kompleks Rumah Sakit Tugurejo Semarang dilanda kebakaran sekitar pukul 14.45 WIB.
Baca Juga: Siswa SMK di Semarang Gelar Aksi Damai, Menolak Provokasi Anarkis
Berita Terkait
-
Setara 8 Kali Pulau Bali, 4,4 Juta Hektar Lahan Terbakar Era Rezim Jokowi
-
Aksi Gagal, Hendrar Prihadi Ketahuan Nyamar Jadi Ojol
-
Besok, Polisi Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
-
Deretan Mobil Mewah Ditemukan Terbakar hingga Lenyap, Diduga Ulah Oknum
-
Kerabat Jokowi di Mobil Terbakar, Tetangga Tahunya Tewas Karena Kecelakaan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Puncak Arus Mudik Dimulai! 2.390 Mobil per Jam 'Serbu' Semarang via Tol Kalikangkung
-
Murka! Ahmad Luthfi Soal OTT KPK Cilacap: Integritas Itu Perbuatan, Bukan Cuma di Mulut
-
Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, PBNU: Ini Premanisme Politik!
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Lanjutan Sidang PT Sritex: Saksi Tegaskan Pengajuan Kredit Sesuai Mekanisme Internal Bank