Yulia datang sesuai janji dengan pelaku melalui chating Whatsapp pada Senin (19/10/2020) akan bertemu di kandang ayam pada Selasa.
Tiba di lokasi Yulia langsung bertemu Eko dan sempat terjadi perbincangan setelah meninjau ternak ayam.
Dalam perbincangan itu Yulia menanyakan tentang bisnis ternak ayam dan nasib utangnya kepada pelaku pembunuhan. Perbincangan terjadi di dalam kandang ayam.
"Kapan panennya," kata Yulia. Kemudian pelaku menjawab, "panennya mundur."
Seusai perbincangan itu, Yulia menuju mobil hendak pulang ke rumahnya.
Namun saat keluar tepat di depan pintu kandang ayam, Eko memukul kepala bagian belakang korban hingga tersungkur di tanah. Eko kembali memukul kepala Yulia menggunakan linggis.
Pelaku lantas menyeret tubuh Yulia ke dalam kandang. Di dalam kandang itu, pelaku memaksa Yulia memberikan nomor PIN M-banking. Dengan kondisi sekarat Yulia memberikan nomor PIN M-banking setelah beberapa kali salah.
Saat itu Eko menjanjikan tidak akan menghabisi korban. Eko pun langsung mentransfer uang dari M-banking korban senilai Rp15 juta ke rekening pelaku.
Setelah berhasil mentrasnafer uang, Eko justru kembali menghujamkan linggis ke bagian kepala Yulia. Eko kemudian membekap mulut dan mengikat tangan korban dengan selotip.
Baca Juga: Terkuak! WN Ghana Dibunuh Temannya saat Main Game Konsol di Apartemen
Yulia dibakar
Tubuh Yulia lantas diseret dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil. Di mana jok bagian belakang mobil ditutup.
Melihat tubuh Yulia masih bergerak di dalam mobil, pelaku kembali menghantamkan linggis ke bagian kepala sebanyak empat kali. Hingga akhirnya Yulia meregang nyawa.
Di saat itu pelaku sempat mengambil gergaji untuk memotong tali tas selempang korban. Seusai menghabisi Yulia, Eko kembali ke kandang ayam untuk membersihkan ceceran darah yang ada di dalam maupun di luar.
Eko kemudian pulang ke rumah untuk mandi dan mengganti pakaian yang penuh ceceran darah. Eko sempat bolak-balik ke rumah dan kandang ayam hingga akhirnya membawa korban ke halaman toko bangunan Mekar Jaya sebelum dibakar.
Kapolres mengatakan Yulia meninggal setelah mendapat tujuh pukulan di bagian kepala menggunakan linggis.
Berita Terkait
-
Pakai Linggis, Yulia Kerabat Jokowi Dipukul Sebanyak 7 Kali Hingga Tewas
-
Tidak Hanya Masalah Utang, Eko Juga Incar Harta Kerabat Jokowi
-
Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia, Pria Ini Dipulangkan Lewat Entikong
-
Takut Ancaman Korban, Alasan RA Bunuh dan Buang Jasad FS di Kandang Buaya
-
Game Konsol Berujung Maut, WN Ghana Diduga Dibunuh Temannya di Apartemen
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin