Dalam perbincangan itu Yulia menanyakan tentang bisnis ternak ayam dan nasib utangnya kepada pelaku pembunuhan. Perbincangan terjadi di dalam kandang ayam.
"Kapan panennya," kata Yulia. Kemudian pelaku menjawab, "panennya mundur."
Seusai perbincangan itu, Yulia menuju mobil hendak pulang ke rumahnya.
Namun saat keluar tepat di depan pintu kandang ayam, Eko memukul kepala bagian belakang korban hingga tersungkur di tanah. Eko kembali memukul kepala Yulia menggunakan linggis.
Pelaku lantas menyeret tubuh Yulia ke dalam kandang. Di dalam kandang itu, pelaku memaksa Yulia memberikan nomor PIN M-banking. Dengan kondisi sekarat Yulia memberikan nomor PIN M-banking setelah beberapa kali salah.
Saat itu Eko menjanjikan tidak akan menghabisi korban. Eko pun langsung mentransfer uang dari M-banking korban senilai Rp15 juta ke rekening pelaku.
Setelah berhasil mentrasnafer uang, Eko justru kembali menghujamkan linggis ke bagian kepala Yulia. Eko kemudian membekap mulut dan mengikat tangan korban dengan selotip.
Tubuh Yulia lantas diseret dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil. Di mana jok bagian belakang mobil ditutup.
Melihat tubuh Yulia masih bergerak di dalam mobil, pelaku kembali menghantamkan linggis ke bagian kepala sebanyak empat kali. Hingga akhirnya Yulia meregang nyawa.
Baca Juga: Dikritik Nitizen, Kanopi di Jalan Suari Kota Lama Urung Dilanjutkan
Di saat itu pelaku sempat mengambil gergaji untuk memotong tali tas selempang korban. Seusai menghabisi Yulia, Eko kembali ke kandang ayam untuk membersihkan ceceran darah yang ada di dalam maupun di luar.
Eko kemudian pulang ke rumah untuk mandi dan mengganti pakaian yang penuh ceceran darah. Eko sempat bolak-balik ke rumah dan kandang ayam hingga akhirnya membawa korban ke halaman toko bangunan Mekar Jaya sebelum dibakar.
Kapolres mengatakan Yulia meninggal setelah mendapat tujuh pukulan di bagian kepala menggunakan linggis.
Empat pukulan terakhir dilakukan pelaku kepada korban di dalam mobil. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan korban telah meninggal dunia.
Polres akan menggelar pra-rekonstruksi lanjutan di lokasi halaman Toko Bangunan Mekar Jaya pada hari ini Selasa (27/10/2020).
Tag
Berita Terkait
-
Banjir dan Longsor Kebumen, BPBD Kerahkan Alat Berat Perbaiki Tanggul Jebol
-
Pembangunan Gereja di Mojolaban Ditolak, Ini Penjelasan Kemenag Sukoharjo
-
Pembunuhan Yulia Kerabat Jokowi Sudah Direncanakan Eko Presetyo
-
Pakai Linggis, Yulia Kerabat Jokowi Dipukul Sebanyak 7 Kali Hingga Tewas
-
Tidak Hanya Masalah Utang, Eko Juga Incar Harta Kerabat Jokowi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran