SuaraJawaTengah.id - Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan menyatakan pelaku sempat kebingungan dengan keberadaan jasad korban Yulia. Akhirnya Eko Prasetyo, 30, membakar jasad korban secara spontan.
Menurutnya pembakaran dilakukan secara spontanitas karena pelaku sempat kebingungan setelah membunuh korban pada Selasa (20/10/2020) malam. Pembunuhan dilakukan di kandang ayam dekat rumah pelaku.
Setelah membunuh Yulia, Eko bahkan masih beraktivitas memasang jaringan internet di rumah tetangga tak jauh dari rumahnya.
"Eko ini sempat pulang ke rumah mandi dan ganti baju yang banyak bercak darah. Eko juga masih aktivitas biasa pasang internet," kata Kasatreskrim dilansir dari Solopos.com, Senin (26/10/2020).
Eko kembali ke rumah sejak magrib dan meninggalkan jasad Yulia di dalam mobil Daihatsu Xenia di area kandang ayam yang berjarak 500 meter dari rumahnya.
Yulia dihabisi Eko dengan dipukul menggunakan linggis sebanyak tujuh kali di bagian kepala. Eko lantas kembali ke kandang ayam sekitar pukul 21.00 WIB dan merencanakan membakar korban.
"Pelaku ini mengambil bensin dengan jeriken yang biasa digunakan untuk mesin selepan [penggilingan padi]. Kemudian jeriken dibawa ke kandang ayam untuk membakar korban," katanya.
Eko selanjutnya membawa mobil Daihatsu Xenia berisi jasad Yulia di bagian bagasi menuju jalan raya Bekonang- Wonogiri. Tepat di halaman toko bangunan Mekar Jaya, pelaku membakar korban bersama mobil tersebut. Akibat pembakaran itu kaki Eko Prasetyo terluka.
"Di lokasi kejadian ini tersangka juga mengalami luka bakar di bagian kaki setelah menyiramkan bensin ke tubuh korban dan membakarnya," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dalam proses pra-rekonstruksi, Selasa (27/10/2020).
Baca Juga: Tewas di Kandang Buaya, Gadis FS Dibunuh Mau Bongkar Kelakuan Ricky Ashary
Dalam kondisi kaki mengalami luka bakar, Eko berjalan menuju bank BRI yang lokasinya tak jauh dari pembakaran mobil.
Selanjutnya, tersangka dijemput oleh seorang saksi berinisial S di lokasi tersebut. Saksi S merupakan karyawan di tempat usaha ternak ayamnya dihubungi tersangka seusai membakar mobil dan Yulia.
"Saksi hanya menjemput saja. Tidak tahu soal kebakaran," katanya.
Berita Terkait
-
Saudara Presiden Jokowi Dibunuh, Dipukul Linggis, Diseret ke Kandang Ayam
-
Setelah Membakar Kerabat Jokowi, Eko Dijemput Pria Berinisial S
-
Habisi Nyawa Bayinya Sendiri di Rumah Pacar, MR Divonis 3 Tahun Bui
-
Carok Satu Lawan Satu di Madura, Satu Tewas yang Hidup Luka Bacok di Muka
-
Kronologis Gadis FS Dibunuh di Kandang Buaya, Mayat Nyangkut Gagal Dimakan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja