SuaraJawaTengah.id - Aksi tukang pijat yang satu ini tak pantas untuk ditiru, lantaran mengaku bisa menerawang keberadaan harta karun berupa emas bergambar Presiden Soekarno Adi Rohman melakukan penipuan hingga 127 juta.
Pemuda 27 tahun ini dengan mudah menipu sang korban, lantaran dia mengaku bisa mengambil emas harta karun bergambar Soekarno, saat melakukan terapis terhadap sang korban bernama Ending.
Dengan berbagai cerita karangan yang disampaikan, ia pun berhasil menipu korban yang sudah berusia 66 tahun. Pun Ending terpikat dengan cerita yang diracik Adi.
Kronologis kejadiannya berawal, saat pelaku datang ke rumah korban dengan mengaku sebagai dukun dan bisa melakukan terapi penyembutan.
Baca Juga: Warga Ditipu Rp146 Juta Diimingi Emas Soekarno, Camat: Tak Ada Warga Miskin
Lalu saat melakukan pengobatan, ia mengatakan jika di lahan yang dibangun rumah korban terdapat harta karun yang tersimpan.
Untuk mengambil harta karun tersebut diperlukan minyak khusus. Namun jumlah minyaknya harus banyak karena mengangkat harta karun dalam jumlah besar, harus dilakukan sebanyak empat kali.
Pelaku akhirnya sebanyak empat kali memberikan batangan emas kepada korban.
Sayangnya, saat korban membawa emas-emas batangan dengan bergambar Soekarno itu ke toko emas, ternyata emas tersebut palsu.
Padahal korban sudah memberikan uang kepada pelaku Rp 146 juta sebagai upah sekaligus membeli minyak yang dinilai mujarab.
Baca Juga: UU Cipta Kerja Disahkan, Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram
Mengetahui, dirinya tertipu korban pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Berita Terkait
-
Harga Emas 'Menggila', Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
Harga Emas Antam, UBS, Pegadaian dan Galeri 24 Hari Ini, Cocok untuk Investasi THR
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
-
Generasi Unggul: Warisan Ki Hajar Dewantara, Mimpi Indonesia Emas 2045?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara